NEWS  

Nelayan Pamekasan Tewas Terlilit Tali Jaring di Kapal “Berkah Jawara”, Jenazah Dievakuasi di Pelabuhan Branta

Pamekasan, NET88.CO –
Satpolairud Polres Pamekasan bersama Polsek Tlanakan, TNI-AL, Tim Inafis Satreskrim, dan tim medis bergerak cepat merespons laporan kecelakaan laut yang menewaskan seorang nelayan, Selasa (7/7/2026).

Korban diketahui MH (54), warga Dusun Gilin, Desa Branta Pesisir, Kecamatan Tlanakan, Kabupaten Pamekasan. Peristiwa terjadi di atas Kapal “Berkah Jawara” saat melaut mencari ikan di sekitar perairan Pulau Gili Gilingan, Sumenep.

Kasi Humas Polres Pamekasan IPDA Yoni Evan Pratama, S.H., M.M., membenarkan kejadian tersebut. Berdasarkan keterangan saksi, sekitar pukul 07.00 WIB kapal berkapasitas 30 GT yang dinakhodai Subaidi bersama 11 ABK sedang menarik jaring ikan.

BACA JUGA :
Pembangunan Jalan Asembagus Diduga Asal Jadi, Aspal Digelar di Atas Lumpur dan Genangan Air

Saat itu korban bertugas menarik tali jaring di dekat mesin penarik. Diduga kurang hati-hati, tubuh korban tertarik tali tampar hingga mengalami kesulitan bernapas.

Rekan ABK langsung mematikan mesin dan melepaskan lilitan tali. Namun dalam perjalanan evakuasi menuju darat, tepatnya saat melintasi perairan Kecamatan Galis, korban dinyatakan meninggal dunia. Dari hasil pemeriksaan luar ditemukan luka lecet pada lengan kanan akibat gesekan tali.

BACA JUGA :
Pelantikan Perangkat Desa Boyolangu, Diwarnai Aksi Protes Puluhan Calon Perangkat Beserta Warga

“Begitu Kapal Berkah Jawara bersandar di Pelabuhan Branta Pesisir pukul 10.20 WIB, petugas langsung mengevakuasi korban menggunakan ambulans Puskesmas Tlanakan untuk visum et repertum,” ujar IPDA Yoni.

Pihak keluarga telah menerima kejadian ini sebagai musibah kerja di laut dan membuat surat pernyataan tidak menuntut secara hukum.

BACA JUGA :
Sembilan Birokrat Daftar Seleksi Terbuka Sekdakab Sumenep

Jenazah korban telah dimandikan, disalatkan, dan dimakamkan di TPU Dusun Mayang, Desa Branta Pesisir sekitar pukul 11.30 WIB,” jelas IPDA Yoni.

IPDA Yoni juga mengimbau para nelayan untuk meningkatkan kewaspadaan. “Selalu berhati-hati, periksa kelaikan alat pengaman, dan perhatikan faktor cuaca sebelum melaut untuk mengantisipasi hal yang tidak diinginkan,” tutupnya.(Jo)

g

error: Content is protected !!