NEWS  

“Magismaja”: Eksperimen Bunyi Didin Marlin dari Arsip ke Ingatan Personal

Makassar – Didin Marlin kembali merilis karya terbaru bertajuk Magismaja: Sound as a Way to Memory, sebuah EP yang mengeksplorasi arsip bunyi Sulawesi Selatan sebagai sumber pengetahuan yang hidup. Melalui tiga komposisi, ia menghadirkan bunyi bukan hanya sebagai medium estetika, tetapi juga sebagai cara menelusuri memori, asal-usul, dan pengalaman personal.

BACA JUGA :
Isu Pemanggilan Kejaksaan, Ketua DPRD Magetan Tegaskan Tak Ada Penggalangan Dana

Gagasan ini diperkuat dari pembacaan ulang terhadap La Galigo, yang menjadi salah satu pijakan dalam memahami bunyi sebagai bagian dari ingatan dan kosmologi. Pendekatan ini membuat karya Didin terasa berada di antara praktik artistik dan upaya merawat pengetahuan budaya.

Proses kreatifnya juga didukung oleh arsip rekaman yang dikumpulkan oleh Christian Pelras. Melalui arsip tersebut, Didin dapat mengakses kembali rekaman lama masyarakat Bugis dan mengolahnya menjadi bentuk sonik yang baru dan relevan.

BACA JUGA :
“BSPS Sumenep Diduga Jadi Mesin Uang: Skandal 2022–2023 Lebih Besar dari yang Terungkap”

EP ini terdiri dari tiga track: “Ancestral XIII” yang mengeksplorasi lapisan waktu awal, “Inherited M S04–E119” tentang warisan identitas, serta “Dg. Ratu: Y > O” yang lebih eksperimental dan berangkat dari pengalaman personal.

BACA JUGA :
NAKAL,,,!!! CV. Primajaya Contruction Terkesan Asal Bekerja

Secara keseluruhan, Magismaja memposisikan bunyi sebagai jembatan antara masa lalu dan masa kini, sekaligus membuka ruang bagi pendengar untuk merasakan proses mengingat itu sendiri.

EP Magismaja: Sound as a Way to Memory dijadwalkan rilis di berbagai platform digital pada 13 Mei 2026.

(Ysf)

error: Content is protected !!