PAMEKASAN, NET88.CO — Lapangan Palengaan malam itu penuh haru dan semangat. Kolaborasi Bani Insan Peduli atau BASHRA BIP bersama Keluarga Besar Nahdlatul Ulama MWCNU Palengaan sukses digelar Sabtu (12/9/2026), diwarnai parade budaya, santunan anak yatim, hingga orkes gambus Balasik.
Ketua MWCNU Palengaan, K.H. Misbahul Munir Asyari, Lc., menyebut kegiatan ini sebagai momentum spektakuler bagi warga NU Pamekasan.
“Mulai siang tadi ada musik daul, drum band, pencak silat Samandur, makan gratis dari Kampung Aswaja. Malam ini dilanjut santunan dan gambus. Ini bentuk jihad sosial nyata,” ujarnya.
Ia mengapresiasi semangat Bani Insan Peduli dan berharap kolaborasi ini berkelanjutan.
“Sesuai hadits khoirunnas anfa’uhum linnas, mari berlomba dalam kebaikan. Semoga ini jadi keberkahan fillah untuk sesama,” tegasnya.
Bang Ali: 100% Keuntungan Toko Emas untuk Yatim dan Pesantren
Founder BASHRA BIP Habib Ali Zainal Abidin alias Bang Ali, mengaku terharu bisa diterima NU Palengaan.
“Sempat khawatir dibilang tidak mungkin masuk NU. Tapi saya yakin innamal a’malu binniyat. Kalau niat baik, Allah bukakan jalan. Buktinya Kiai Misbahul Munir sambut kami hangat,” ucapnya.
Bang Ali menegaskan misi Bani Insan Peduli adalah menjadi “cahaya” bagi yatim dan duafa. Nama “Misbahul Munir” yang berarti cahaya dinilai sejalan dengan visi BIP.
Ia juga mengumumkan program besar dari Toko Emas Central 88.
“100% keuntungan bersih kami wakafkan untuk yatim dan duafa. Minggu lalu sudah 2.000 penerima manfaat. Tanggal 7 bulan depan target kami santunan 3.000 anak yatim. Mohon data dari para kiai di Palengaan,” jelasnya.
Bahkan ia menargetkan tahun depan membangun toko emas baru yang seluruh hasilnya untuk pondok pesantren.
Bang Ali juga meluruskan isu politik.
“Demi Allah saya tidak punya tendensi politik. Siapapun pemimpin di Pamekasan, kami siap bersinergi dalam fastabiqul khairat. Saya hanya ingin jadi penerang untuk yatim dan duafa,” pungkasnya.
Acara dihadiri Wakil Bupati Pamekasan, Forkopimda, para kiai, dan ribuan warga. (Jo)

