SAMPANG.NET88.CO – Kekeringan mulai terasa di tengah Kota Sampang. Sejumlah sumur warga mengering setelah kemarau berlangsung cukup panjang. Air bersih pun menjadi kebutuhan yang semakin sulit didapat.
Kondisi itu terjadi di Jalan Merapi, Kelurahan Rongtengah, Kecamatan Sampang. Warga mengaku sudah sepekan menghadapi keterbatasan air untuk kebutuhan sehari-hari.
Melihat kondisi tersebut, DPC Komunitas Jurnalis Jaringan Terpadu (KJJT) Indonesia Kabupaten Sampang turun langsung. Senin (14/9/2026), KJJT menyalurkan bantuan air bersih kepada warga terdampak.
Satu armada tangki air didatangkan untuk membantu memenuhi kebutuhan warga. Air itu digunakan untuk berbagai keperluan, mulai dari memasak, minum, mandi hingga kebutuhan rumah tangga.
Begitu tangki tiba, warga langsung berdatangan. Jeriken, ember dan berbagai wadah disiapkan untuk menampung air.
Wajah warga yang semula menghadapi kesulitan tampak berubah. Bantuan sederhana itu menjadi sangat berarti ketika air bersih mulai sulit ditemukan.
Ketua DPC KJJT Indonesia Kabupaten Sampang Bambang Gunawan mengatakan, bantuan tersebut lahir dari kepekaan jurnalis terhadap kondisi masyarakat.
“Ini bentuk konkret kepedulian jurnalis. Ketika masyarakat membutuhkan air bersih, maka itulah yang kami bantu,” kata Bambang.
Menurut Bambang, jurnalis tidak hanya hadir untuk memberitakan persoalan masyarakat. Dalam kondisi tertentu, kepedulian juga harus diwujudkan melalui tindakan nyata.
“Kami ingin hadir dan ikut meringankan beban warga. Giat sosial ini adalah bagian dari upaya memanusiakan manusia,” ujarnya.
Warga pun menyambut baik aksi tersebut. Nurul Qiptiyah, 45 tahun, mengaku bantuan air sangat membantu keluarganya di tengah kekeringan.
“Alhamdulillah, kami sangat berterima kasih. Bantuan air bersih ini sangat kami butuhkan untuk kebutuhan sehari-hari,” ujar Nurul.
Ia berharap bantuan serupa dapat terus dilakukan selama kekeringan masih berlangsung.
“Semoga kegiatan ini membawa manfaat dan menjadi berkah bagi semuanya,” katanya. (Fit)

