NEWS  

Bersinar di Lomba Inobel 2026, Zainul Ghaffar Ukir Prestasi Gemilang untuk SDN Pangarengan 2

SAMPANG.NET88.CO — Prestasi membanggakan kembali ditorehkan SD Negeri Pangarengan 2, Kabupaten Sampang, dalam ajang Lomba Inovasi Pembelajaran (Inobel) tingkat kabupaten tahun 2026. Sekolah ini berhasil menembus 10 besar finalis dan tampil memukau melalui presentasi inovasi pembelajaran berbasis eco print, Selasa (28/4/2026).

Capaian tersebut tidak lepas dari kepemimpinan Kepala Sekolah Zainul Ghaffar yang dinilai mampu menghadirkan pembelajaran kreatif, kontekstual, dan berdampak nyata bagi siswa maupun lingkungan sekitar.

Dalam presentasinya, SDN Pangarengan 2 menunjukkan bagaimana inovasi sederhana dapat diolah menjadi metode pembelajaran yang menarik dan aplikatif. Eco print dipilih sebagai media yang menggabungkan unsur seni, lingkungan, dan keterampilan.

Melalui pendekatan ini, siswa diajak memanfaatkan bahan alami seperti daun dan kain untuk menghasilkan karya bernilai estetika tinggi. Hasilnya, produk eco print yang dihasilkan tidak hanya indah, tetapi juga memiliki nilai guna.

BACA JUGA :
Press Release Penangkapan & ungkap Kasus Narkotika Polres Aceh Barat

Keunggulan inovasi ini terletak pada kemudahan penerapan. Siswa dari berbagai jenjang kelas dapat terlibat aktif dalam proses pembelajaran yang berbasis praktik langsung.

Metode tersebut terbukti efektif dalam meningkatkan kreativitas sekaligus pemahaman siswa. Dalam beberapa bulan terakhir, berbagai karya eco print telah dihasilkan dengan kualitas yang dinilai sangat baik.

Tidak hanya berdampak pada dunia pendidikan, inovasi ini juga membuka peluang ekonomi. Produk eco print berpotensi dikembangkan menjadi usaha berbasis UMKM maupun home industri.

BACA JUGA :
Rakor APBDES 2026 Kebersamaan Mindset Sangatlah Penting Dalam Membangun Desa

Hal ini menjadikan pembelajaran di SDN Pangarengan 2 tidak hanya berorientasi pada teori, tetapi juga membekali siswa dengan keterampilan hidup yang relevan.

Di bawah kepemimpinan Zainul Ghaffar, sekolah ini juga berkembang menjadi rujukan berbagai pihak. SDN Pangarengan 2 bahkan menjadi lokasi studi banding bagi SDN Jambu 2 Bangkalan serta tempat penelitian mahasiswa pascasarjana (S3) Universitas Muhammadiyah Malang.

Interaksi langsung antara siswa dan proses pembelajaran menjadi salah satu kekuatan utama sekolah ini. Pendekatan tersebut menciptakan suasana belajar yang aktif, partisipatif, dan menyenangkan.

Zainul Ghaffar menyampaikan rasa bangga atas kerja keras seluruh pihak yang terlibat. Ia menilai keberhasilan ini merupakan hasil kolaborasi antara guru, siswa, dan dukungan masyarakat.

BACA JUGA :
Rayakan Milad ke-3, Komunitas Reog Ponorogo Gagrak Magetan Hipnotis Penonton dengan Performa Memukau

“Keberhasilan ini membuktikan bahwa inovasi sederhana dapat memberikan dampak luar biasa. Kami berharap kegiatan eko print ini terus berkembang dan memberi manfaat lebih luas,” ujarnya.

Ia juga berharap SDN Pangarengan 2 dapat meraih hasil terbaik yaitu Juara dalam pengumuman yang dijadwalkan pada 2 Mei 2026 oleh Dinas Pendidikan Kabupaten Sampang.

Dengan capaian sebagai finalis dan performa presentasi yang memukau, SDN Pangarengan 2 menunjukkan bahwa sekolah dasar mampu menjadi pusat inovasi pendidikan. Kepemimpinan yang visioner serta pembelajaran yang kreatif menjadikan sekolah ini sebagai inspirasi bagi dunia pendidikan di daerah. (Fit)

error: Content is protected !!