SUMENEP NET88.CO – Kondisi toilet di Masjid Agung Sumenep menjadi sorotan publik setelah sebuah video yang diunggah akun TikTok Arumi viral di media sosial.
Dalam video tersebut terlihat sejumlah pintu toilet masjid dalam kondisi rusak parah. Beberapa daun pintu bahkan tampak sudah lepas dari engselnya, sementara pintu lainnya terlihat bolong-bolong dan tidak layak digunakan. Kondisi itu memperlihatkan fasilitas toilet yang dinilai jauh dari standar kenyamanan bagi jamaah maupun wisatawan yang berkunjung ke masjid bersejarah tersebut.
Rekaman video yang beredar juga menunjukkan area toilet tampak kurang terawat, sehingga menimbulkan keprihatinan dari warganet yang melihatnya.
Video itu pun langsung menuai beragam komentar dari warganet. Banyak yang menyayangkan kondisi fasilitas di salah satu ikon religi dan wisata di Kabupaten Sumenep tersebut.
Akun @Citok Laku-laku misalnya menyoroti soal pungutan parkir di sekitar area masjid.
“Mohon maaf sebelumnya, kemarin saya biaya parkir dikenakan Rp5 ribu dengan alasan infak masjid kata tukang parkirnya. Apa benar uang parkir masuk kas masjid?” tulisnya.
Sementara itu, akun @RizkySukaSuka menilai banyaknya jamaah dan wisatawan seharusnya bisa membantu perawatan fasilitas masjid.
“Padahal banyak jamaah pariwisata ke sana pasti keluar uang, entah untuk biaya masjid ini dan itu ataupun beli makanan sekitar yang bisa ngidupin ekonomi. Padahal kalau pelayanan di masjid nyaman dan fasilitas yang dipakai enak, orang bakal datang lagi,” komentarnya.
Komentar lain juga datang dari akun @KEYSHA yang mempertanyakan pengelolaan dana masjid.
“Kas miliaran kok nggak kuat bikin toilet yang lebih layak,” tulisnya.
Sedangkan akun @WIJAYA JEY meminta pengurus masjid memberikan klarifikasi terkait kondisi tersebut.
“Penerimaan masjid selama ini ke mana? Parkir bus pariwisata, infak dan lainnya. Rame lantang protes kalau ada acara di sekitar Masjid Jamik. Tolong dong diklarifikasi wahai takmir. Semoga ini video lama,” ujarnya.
Komentar bernada serupa juga disampaikan akun @Tolaadim yang menilai pengelolaan masjid berada di tangan pengurus atau takmir.
“Kalau toilet bersih bupatinya tidak disalahkan. Kalau persoalan masjid pasti ada pengurus takmir yang sudah diberi wewenang untuk memakmurkan dan menjaga masjid,” tulisnya.
Sebagai informasi, Masjid Agung Sumenep merupakan salah satu bangunan cagar budaya dan ikon religi di Kabupaten Sumenep. Masjid ini dikenal sebagai salah satu masjid tertua di daerah tersebut yang memiliki nilai sejarah panjang dalam perjalanan peradaban Islam di Sumenep.
Karena statusnya sebagai bangunan bersejarah sekaligus destinasi wisata religi, banyak pihak menilai fasilitas penunjang seperti toilet dan tempat wudu seharusnya mendapatkan perhatian serius agar tetap layak digunakan oleh jamaah maupun wisatawan.
Viralnya video tersebut memicu diskusi publik mengenai pentingnya perawatan fasilitas umum, terlebih di tempat ibadah yang setiap hari dikunjungi banyak jamaah dan wisatawan religi.
Sejumlah warganet berharap pengurus takmir segera memberikan klarifikasi sekaligus melakukan perbaikan fasilitas agar kenyamanan jamaah di Masjid Agung Sumenep tetap terjaga.
Moo/Red

