Berita  

Upaya Mengatasi Pengelolaan Sampah Yang Lebih Optimal, Dinas PUTR Sumenep Gelar Bintek

SUMENEP, NET88.CO
Pemerintah Kabupaten Sumenep Melalui Dinas PUTR tengah serius dalam pengelolaan sampah berbasis teknologi tepat guna. Hal ini dilakukan dengan pembangunan dan penguatan dalam pengelolaan Tempat Pengolahan Sampah Reduce-Reuse-Recycle (TPS 3R), dan Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST).

Hal tersebut disampaikan secara Gamblang oleh Keynote Speaker Kepala DLH Kab. Sumenep ARIF SUSANTO M.Si, Bersama Narasumber Dari ITS Surabaya KAMILA AZIZ saat membuka Pelatihan Menejemen Pengelolaan TPS3R oleh Tenaga Teknis Bidang Air Minum dn PLP, Rabu (14/22) di TPST Desa Giring Kec. Manding.

Dalam pemaparannya dijelaskan bahwa pemerintah Kabupaten Sumenep saat ini sangat serius dalam mengelola sampah terpadu berbasis teknologi tepat guna yang fokus pada pengelolaan di TPS 3R dan TPST, sehingga kami mengajak seluruh masyarakat dapat turut serta mendukung membiasakan diri dengan memilah sampah dari rumah,” ujarnya.

BACA JUGA :  Selangkah Lagi Pelabuhan Tanjung Ular Beroperasi

Lebih lanjut disampaikan bahwa pembangunan TPS 3 R di 12 lokasi tahun 2021 dan 5 Lokasi di tahun 2022 bisa mampu memberikan perubahan yang signifikan dalam pengelolaan sampah. Sebelumnya lokasi pengelolaan sampah yang terkesan jorok dan menimbulkan bau, namun keberadaan TPS3R dengan manajemen pengelolaan serta di tunjang infrastruktur yang baik dapat menjdi tempat yang nyaman. “Bagaimana dalam pengolahan sampah kita memiliki pemikiran yang sama, dalam pengolahannya yang ujungnya akan menjadi andalan dan hasil yg luar biasa sehingga dari sampah mampu memberikan nilai tambah bagi perekonomian masyarakat,” ujarnya.
Arif Susanto juga menyampaikan manajemen pengelolaan sampah juga akan didukung dengan regulasi seperti Perdes yang disertai dengan penerapan sanksi bagi masyarakat yang melanggar dalam mengelola sampah. Langkah ini nantinya dapat bersama-sama pemerintah dan masyarakat merubah pola pikir dalam pengelolaan sampah.

BACA JUGA :  Stop Rokok Ilegal di Kabupaten Bondowoso

Sementara pada pemaparan yg disampaikan disela2 acara. Kabid Air Minum dan PLP DEDDY FALAUDDIN, ST, MT yg di dampingi Kasubidnya R. Raden RIANO IRWASYAH,ST menjelaskan bahwa Dengan dilaksanakannya bimtek tersebut, pengelola TPS3R dibawah bisa lebih optimal dalam menjalankan peran dan fungsinya.

BACA JUGA :  Polsek Tlanakan Mengawal Pendistribusian Air Bersih di Tiga Desa

“Apresiasi kami sampaikan kepada masyarakat yang telah mendukung program pemerintah dalam mengelola sampah dari sumbernya, serta para petugas dari pengelola sampah untuk terus meningkatkan pelayanan kepada masyarakat,” ujarnya.
Mo/Tim