NEWS  

Peduli Dunia Pendidikan, YGMM Berikan Beasiswa Sekolah Kepada Anak Kurang Mampu

TULUNGAGUNG, Net88.CO- Yayasan Gusti Maringi Mukti (YGMM), peduli dan berkontribusi dalam dunia pendidikan dengan memberikan beasiswa terhadap anak sekolah kategori kurang mampu.

Sebanyak 23 anak sekolah yang mendapat beasiswa dari Yayasan Gusti Maringi Mukti. Mereka berasal dari Desa Balerejo, Desa Kauman, Desa Bolorejo Kecamatan Kauman dan dari Desa Gondang, Kecamatan Gondang, Kabupaten Tulungagung.

Beasiswa tersebut, sebagai bentuk nyata kepedulian Yayasan Gusti Maringi Mukti terhadap anak anak sekolah yang membutuhkan, sehingga tidak ada alasan untuk anak tidak melanjutkan pendidikan minimal sampai jenjang SMA/SMK.

Pemberian beasiswa untuk anak sekolah berlangsung di kantor sekretariat Yayasan Gusti Maringi Mukti, di Desa/Kecamatan Kauman, Rabu (24/6/2026)sore.

BACA JUGA :
Sambut HUT ke-81 RI, Lapas Narkotika Pamekasan Bagikan 125 Paket Bantuan kepada Tukang Becak

Ketua Yayasan Gusti Maringi Mukti, Agung Prayitno, usai memberikan beasiswa mengatakan bahwa, pihaknya sebagai lembaga non formal merasa terpanggil dalam mengemban amanah untuk bersosial, serta ikut ambil bagian dan berkontribusi ke dunia Pendidikan dengan memberikan beasiswa anak anak sekolah.

Program Yayasan Gusti Maringi Mukti dalam memberikan beasiswa kepada masing masing anak sekolah tersebut sebesar Rp. 300 ribu setiap bulan.

“Sedangkan untuk masing masing guru ngaji Madrasah menerima insentif Rp. 400 ribu setiap bulan,” ujarnya.

Selain beasiswa, lanjutnya, ia juga mengakomodasi terhadap para guru Ngaji Madrasah dengan memberikan insentif bulanan.

BACA JUGA :
Tekun Berkarya Sejak 2022, Alyph Gilang Ramadhan Kini Raih Ratusan Ribu Pengikut

“Ini kita kemas sesuai musyawarah dan kesepakatan bersama dengan pengurus. Dan ini akan menjadi agenda bulanan,” ucapnya.

Diterangkannya, selain memberikan beasiswa untuk anak sekolah kurang mampu dan pemberian insentif kepada guru ngaji Madrasah, pihaknya juga ikut andil berkontribusi dalam perbaikan terhadap fasilitas umum (fasum) di lembaga sekolah SD.

“Sasaran kami seperti fasum perpustakaan dan MCK. Jadi program ini agar kita juga bisa membantu pemerintah,” terangnya.

Agung juga berharap, dengan program yang dilaksanakan oleh Yayasan Gusti Maringi Mukti ini, nantinya bisa membias ke yayasan lainnya yang ada di kabupaten Tulungagung.

“Harapan saya, kegiatan seperti ini bisa beresonansi ke yayasan lain di Tulungagung, Agar terjadi harmonisasi antara lembaga non formal dan formal,” tutupnya.

BACA JUGA :
Komisi III Pertanyakan Lambannya Progres Pemanfaatan Hutan, Pemegang izin HTI Klaim Terkendala Persoalan Sosial

Sementara itu, Gus Toha Maksum pengasuh pondok pesantren Darussalam Pampang Kamulyan, sangat mendukung dan mengapresiasi program yang dijalankan Yayasan Gusti Maringi Mukti ini.

Gus Toha berharap, Yayasan Gusti Maringi Mukti ini kedepannya tetap berkomitmen dalam menjalankan programnya.

“Harapan kami, semoga yayasan ini komitmen tidak hanya simbolis hari ini tapi setiap bulan dilakukan. Karena ini terjadi keamanan kenyamanan sosial yang balance ini ketika yayasan ini selalu ikut kontribusi memikirkan masyarakat yang belum mampu,” tandasnya. (Dhlo/Dst)

error: Content is protected !!