NEWS  

Keikhlasan Warga Jadi Kekuatan, Maulid Nabi di Seletreng Berek Songai Berlangsung Meriah

SITUBONDO, NET88.CO – Semangat kebersamaan dan gotong royong warga mewarnai pelaksanaan Pengajian Umum dan Jami’iyah Sholawat Nariyah di Dusun Barat Sungai atau yang dikenal masyarakat dengan sebutan Berek Songai, Desa Seletreng, Kecamatan Kapongan, Kabupaten Situbondo, Kamis (13/8/2026).

Kegiatan yang digelar dalam rangka menyambut kelahiran Baginda Nabi Muhammad SAW tersebut bertepatan dengan 1 Rabiul Awal 1448 Hijriah. Acara berlangsung khidmat sekaligus meriah dengan dihadiri ulama, habaib, tokoh masyarakat, serta warga Desa Seletreng dan sekitarnya.

Pengajian menghadirkan sejumlah ulama, di antaranya K.H. Zainuri Sufyan, K.H. Hersul Arifin Nur, K.H. Ubbad Yusuf Amiruddin, K.H. Tuffatul Gyani, serta sejumlah habaib.

Tak Menyangka Acara Berlangsung Semeriah Ini

Ketua Panitia, Ustadz Adib, mengaku tidak menyangka kegiatan Maulid Nabi Muhammad SAW tahun ini dapat terlaksana dalam skala besar dan berlangsung meriah.

BACA JUGA :
Pantau Minyak Goreng Dipasaran, Kapolres Pamekasan : Stok Minyak Goreng dan Bahan Pokok Cukup dan Harga Masih Standar

Menurutnya, hal yang paling membanggakan adalah besarnya partisipasi masyarakat. Berbagai kebutuhan acara dapat terpenuhi melalui sumbangsih warga tanpa harus mengandalkan kas yang telah tersedia.

“Saya benar-benar tidak menyangka acara pengajian Maulid Nabi Muhammad SAW bisa sebesar dan semeriah ini. Yang membuat kami semakin bersyukur, seluruh pembiayaan kegiatan ini tidak mengambil dari kas yang ada, tetapi terlaksana berkat partisipasi dan keikhlasan masyarakat,” tutur Ustadz Adib.

Partisipasi warga diberikan dalam beragam bentuk. Ada yang menyediakan lampu diesel, terop, panggung, biaya hadrah, kambing untuk kebutuhan konsumsi, hingga berbagai perlengkapan lain yang diperlukan selama pelaksanaan kegiatan.

Ustadz Adib menyampaikan rasa terima kasih kepada seluruh masyarakat yang telah menyumbangkan tenaga, pikiran, materi maupun doa.

“Tidak ada yang bisa saya balas atas semua kebaikan dan bantuan yang telah diberikan masyarakat. Hanya Allah SWT yang mampu membalas semuanya. Mudah-mudahan seluruh kebaikan ini menjadi amal ibadah dan kita semua mendapatkan syafaat Baginda Nabi Muhammad SAW. Amin,” ungkapnya.

Bendahara Apresiasi Kekompakan Warga

Apresiasi serupa disampaikan Barizi, Bendahara Panitia. Ia menilai keberhasilan penyelenggaraan kegiatan tidak terlepas dari kekompakan masyarakat yang secara sukarela ikut mengambil bagian.

“Tidak ada yang bisa membalas apa yang telah panjenengan semua berikan. Mudah-mudahan rezeki yang diberikan untuk kegiatan ini menjadi amal ibadah bagi kita semua. Hanya Allah SWT yang bisa membalasnya,” tutur Barizi.

Ia berharap semangat kebersamaan tersebut dapat terus dipertahankan, bukan hanya ketika menyelenggarakan kegiatan keagamaan, tetapi juga dalam kehidupan sosial masyarakat sehari-hari.

Gotong Royong Jadi Kekuatan Warga Berek Songai

Kemeriahan pengajian tahun ini sekaligus menunjukkan kuatnya tradisi gotong royong masyarakat Seletreng Berek Songai. Dukungan yang diberikan secara sukarela membuat berbagai kebutuhan kegiatan dapat dipenuhi bersama.

Kebersamaan tersebut menjadi bukti bahwa kegiatan berskala besar dapat terlaksana ketika masyarakat bersatu, saling membantu dan memiliki tujuan yang sama.

Pengajian Umum dan Jami’iyah Sholawat Nariyah ini juga diharapkan menjadi momentum untuk mempererat ukhuwah Islamiyah dan tali silaturahmi, sekaligus meningkatkan kecintaan masyarakat kepada Nabi Muhammad SAW.

Tradisi Seletreng Berek Songai Amolot yang menjadi agenda tahunan tersebut diharapkan terus terjaga dan diwariskan kepada generasi berikutnya sebagai bagian dari semangat keagamaan, kebersamaan, dan kepedulian sosial masyarakat Desa Seletreng.

Penulis: Alb

error: Content is protected !!