NEWS  

Kadal Taichung, Warga Banyumas yang Viral Lewat Konten Kocak di Taiwan

Banyumas – 18/6/2026, Nama Deni atau yang lebih dikenal sebagai Kadal Taichung kini menjadi salah satu content creator Indonesia yang cukup populer di Taiwan. Pria asal Desa Cingebul, Kecamatan Lumbir, Kabupaten Banyumas ini berhasil menarik perhatian publik lewat konten-konten lucunya yang mengangkat kehidupan pekerja migran Indonesia di Taiwan.

Popularitas Deni terlihat dari jumlah pengikutnya di berbagai platform media sosial. Akun Instagram @kadal_taichung telah memiliki 68,8 ribu pengikut, sementara akun TikTok @kadal_taichung diikuti 65,6 ribu pengikut. Di Facebook, akun Kadal Taichung juga memiliki sekitar 70 ribu pengikut.

Deni mengungkapkan bahwa nama “Kadal Taichung” terinspirasi dari tren penggunaan istilah “dasar kadal” yang sempat ramai di media sosial. Sedangkan kata “Taichung” diambil dari nama kota tempat dirinya bekerja dan tinggal selama berada di Taiwan.

BACA JUGA :
Sinar Baru Sumenep Potong Tumpeng Syukuran Ulang Tahun Sang Owner yang ke-55

Sudah delapan tahun menetap di Taiwan, Deni mengaku belum fasih berbahasa Mandarin. Dalam kesehariannya, ia lebih banyak menggunakan bahasa isyarat saat berkomunikasi dengan mandor maupun majikan di tempat kerjanya. Tak jarang ia juga mencampur bahasa Indonesia, bahasa Jawa, dan beberapa kosakata Mandarin yang ia kuasai.

BACA JUGA :
Katar Semesta Karangpenang Onjur & GMPI PC Sampang bagi takjil 500 Es buah dan Snack

Keunikannya dalam berbicara campuran Jawa dan Mandarin justru membuat Deni viral di Taiwan. Salah satu slogan khasnya yang sering diucapkan, “Cintien hau pu hau… mingtien pu cetau,” menjadi ciri khas yang dikenal banyak orang. Berkat popularitas tersebut, ia tidak hanya memperoleh penghasilan dari monetisasi konten, tetapi juga kerap menerima undangan sebagai bintang tamu dalam berbagai acara hiburan dan pesta komunitas di Taiwan.

BACA JUGA :
IMSAK Gelar Aksi Menolak Bupati Korup, Jalur Pantura Macet Total

Meski telah meraih kesuksesan sebagai kreator konten, Deni tetap memiliki mimpi besar untuk masa depannya. Ia berharap dapat pulang ke Indonesia dengan membawa kesuksesan, membangun usaha sendiri, serta mengajak sang kekasih melangkah ke jenjang pernikahan.

(Ysf)

error: Content is protected !!