NEWS  

Indonesia Tidak Baik-Baik Saja: Antrean Mobil Mengular, Waktu Kerja Terbuang, Ekonomi Rakyat Terancam

SUMENEP, NET88.CO – Antrean panjang kendaraan untuk mendapatkan bahan bakar minyak (BBM) terpantau di sejumlah SPBU Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur. Kondisi ini memicu keresahan masyarakat karena waktu produktif tersita, sementara BBM dibutuhkan untuk menunjang aktivitas dan mencari nafkah.

Berdasarkan pantauan NET88.CO, antrean kendaraan terlihat di SPBU Paberasan, SPBU Kolor, SPBU Pemda Gedungan, Kecamatan Batuan, SPBU Kalianget, SPBU Patean, SPBU Ganding, hingga SPBU 54.694.02 Pamolokan, Kecamatan Kota Sumenep.

Hampir Empat Jam Mengantre, Warga Mengeluh

Junaidi, warga Kecamatan Rubaru yang ikut mengantre BBM, mengaku sudah hampir empat jam menunggu. Namun, kendaraannya masih jauh dari pompa pengisian.

BACA JUGA :
Kunker DPRD Kab. Bateng ke DPRD Kota Pangkalpinang

“Saya sudah antre hampir empat jam. Ini masih jauh ke pompa bensin. Lihat sendiri, Mas, antreannya begitu panjang. Bagaimana saya bisa kerja kalau tidak mendapatkan BBM?” ujar Junaidi.

Ia menilai persoalan antrean panjang tersebut kemungkinan tidak hanya terjadi di Sumenep, tetapi juga di daerah lain.

“Sepertinya ini tidak hanya terjadi di Sumenep, Mas, tapi di daerah lainnya juga seperti ini. Seperti Indonesia saat ini tidak baik-baik saja, Mas,” ucapnya sambil tertawa kecut.

Junaidi kemudian membandingkan kondisi antrean BBM yang dirasakannya saat ini dengan masa sebelumnya.

BACA JUGA :
Momentum Qurban Idul Adha Di Ponpes Walisongo Terlihat Keceriaan Bang Achmad Dapatkan Sapi Gegek Genteng

“Baru di era Presiden Prabowo ini antre BBM sampai begini, Mas. Dulu tidak seperti ini,” tegasnya.

Pernyataan tersebut merupakan keluhan pribadi Junaidi berdasarkan pengalaman yang dialaminya saat mengantre. Sementara itu, untuk memastikan apakah antrean serupa terjadi secara luas di berbagai daerah, diperlukan data dan informasi dari pihak terkait.

Pemerintah dan Pertamina Perlu Memberikan Penjelasan

Antrean kendaraan yang panjang bukan sekadar persoalan kenyamanan. Bagi masyarakat yang mengandalkan kendaraan untuk bekerja, waktu yang terbuang dapat mengurangi kesempatan memperoleh penghasilan.

Hingga berita ini ditulis, penyebab pasti antrean di sejumlah SPBU tersebut belum diketahui. Perlu ada pemeriksaan untuk memastikan apakah kondisi itu berkaitan dengan pasokan, distribusi, peningkatan permintaan, atau kapasitas pelayanan.

BACA JUGA :
Klarifikasi Kepala UPTD BLK Simeulue, Terkait adanya Lowongan Kerja adalah Modus Penipuan

Pemerintah daerah dan PT Pertamina (Persero) diharapkan segera melakukan evaluasi serta memberikan penjelasan terbuka kepada masyarakat mengenai kondisi ketersediaan dan penyaluran BBM.

Masyarakat membutuhkan kepastian agar tidak terus menghadapi antrean panjang tanpa mengetahui penyebabnya.

Jika kondisi ini terus berulang, yang dipertaruhkan bukan hanya waktu pengendara, melainkan juga produktivitas dan perputaran ekonomi masyarakat kecil.

Jangan sampai masyarakat harus menghabiskan waktu berjam-jam di SPBU hanya untuk mendapatkan BBM demi bekerja dan memenuhi kebutuhan keluarga.

Moo/Red

error: Content is protected !!