NEWS  

Disebut “Makan Gaji Buta”, BK DPRD dan Ketua Fraksi PDIP Sumenep Tegaskan Sutan Hadi Tjahyadi Tetap Aktif Bertugas

SUMENEP, NET88.CO – Ketidakhadiran anggota DPRD Kabupaten Sumenep dari Fraksi PDI Perjuangan, Sutan Hadi Tjahyadi, belakangan menjadi sorotan publik. Legislator tersebut disebut-sebut jarang masuk kantor karena mengalami sakit stroke, hingga memunculkan anggapan miring dari sebagian kalangan.

Bahkan, isu yang berkembang di tengah masyarakat menyebut Sutan Hadi “makan gaji buta” karena dinilai tidak lagi menjalankan tugas sebagai wakil rakyat secara maksimal.

Namun, anggapan itu dibantah oleh sejumlah pihak di lingkungan DPRD Sumenep. Ketua Badan Kehormatan (BK) DPRD Sumenep, dr. Virzannida Busro Karim yang akrab disapa Nyai Virzan, menegaskan bahwa Sutan Hadi Tjahyadi hingga saat ini masih menjalankan tugas dan fungsinya sebagai anggota dewan.

Menurut Nyai Virzan, dalam tiga hingga empat bulan terakhir, Sutan Hadi tetap hadir dalam sejumlah agenda penting DPRD, terutama rapat paripurna. Kalaupun tidak hadir, kata dia, ketidakhadirannya selalu disertai izin.

BACA JUGA :
Setahun Mobil Ertiga Milik Ipung Hilang, Polres Sumenep Dinilai Tak Berkutik Hadapi Dugaan Mafia Mobil Bodong

“Masuk paripurna selalu hadir kok dalam tiga bulan terakhir ini. Tiga bulan, empat bulan ini selalu hadir. Kalaupun tidak hadir, pasti dengan izin,” ujar Nyai Virzan.

Ia juga menjelaskan bahwa saat Badan Kehormatan melakukan kunjungan kerja, Sutan Hadi tetap ikut serta. Salah satunya ketika BK DPRD Sumenep melakukan studi banding ke Surabaya untuk membahas sejumlah peraturan dan kode etik anggota dewan.

“Waktu kunjungan teman-teman BK, Masutan hadir kok, datang. Ke Surabaya berangkat juga. Kemarin kita ada kunjungan untuk membahas beberapa peraturan-peraturan kode etik anggota dewan. Kita studi banding ke kantor-kantor DPR RI yang lain. Itu Mas Sutan ikut,” terangnya.

Nyai Virzan menambahkan, dari pengamatannya, sejauh ini belum ada cela yang menunjukkan Sutan Hadi mengabaikan tugasnya sebagai anggota DPRD. Menurut dia, meski dalam kondisi sakit, yang bersangkutan tetap menunjukkan semangat dalam menjalankan fungsi kedewanan.

BACA JUGA :
Gelar Yudisium Perdana, Adi Saleh : Selamat dan Terus Berjuang Jadi Pemenang

“Menurut kacamata saya masih belum ada cela, karena walaupun beliau sakit, tapi beliau tetap semangat menjalankan fungsi itu,” katanya.

Tak hanya itu, lanjut dia, Sutan Hadi juga masih hadir dalam berbagai agenda kelembagaan lainnya, mulai dari rapat fraksi, rapat BK, hingga rapat alat kelengkapan dewan (AKD).

“Beliau tetap datang hadir di rapat paripurna, di rapat fraksi, beliau juga hadir di rapat BK, hadir beliau kok di rapat AKD,” tegasnya.

Senada dengan itu, Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD Sumenep, H. Hosnan Abrori, juga membantah anggapan bahwa Sutan Hadi tidak aktif menjalankan tugasnya sebagai anggota dewan. Menurutnya, selama ini Sutan tetap berupaya mengikuti agenda-agenda kedewanan yang ada.

BACA JUGA :
Bahas Temuan Hasil Audit, Pengawas BUMDESMA Abadi Djaya Kapongan Situbondo Gelar Rapat

“Selama ini Sutan masuk kok setiap rapat dan paripurna. Dia juga selalu ikut rapat-rapat DPRD,” ujar Hosnan Abrori.

Ia menegaskan, kabar yang menyebut Sutan Hadi tidak aktif hingga dicap “makan gaji buta” tidak sepenuhnya benar. Sebab, yang bersangkutan dinilai masih memiliki komitmen untuk menjalankan tugas sebagai wakil rakyat, meski kondisi kesehatannya memang tidak seperti sebelumnya.

Sebelumnya, informasi mengenai kondisi kesehatan Sutan Hadi memang sempat menjadi perhatian publik. Ia dikabarkan tengah menderita stroke yang membuat aktivitas fisiknya terbatas dan membutuhkan waktu pemulihan. Kondisi itulah yang kemudian memunculkan berbagai persepsi di tengah masyarakat.

Meski demikian, keterangan dari Ketua BK DPRD Sumenep dan Ketua Fraksi PDIP menjadi penegasan bahwa hingga saat ini Sutan Hadi Tjahyadi masih tercatat menjalankan peran dan tanggung jawabnya sebagai anggota DPRD Kabupaten Sumenep.

Moo/Red

error: Content is protected !!