NEWS  

Disebut Makan Gaji Buta, Anggota DPRD Sumenep Sutan Hadi Tjahyadi Jarang Masuk Kantor karena Stroke

SUMENEP NET88.CO – Ketidakhadiran anggota DPRD Kabupaten Sumenep dari Fraksi PDI Perjuangan, Sutan Hadi Tjahyadi, belakangan ini menjadi sorotan publik. Legislator tersebut diketahui cukup lama tidak terlihat menjalankan aktivitas di kantor dewan.

Kondisi itu memunculkan berbagai spekulasi di tengah masyarakat. Bahkan, muncul anggapan miring yang menyebut yang bersangkutan “makan gaji buta” karena dinilai tidak menjalankan tugas sebagai wakil rakyat.

Namun berdasarkan informasi yang dihimpun, ketidakhadiran Sutan Hadi Tjahyadi disebabkan oleh kondisi kesehatan. Ia dikabarkan tengah menderita penyakit stroke yang membuatnya tidak dapat beraktivitas secara normal seperti sebelumnya.

BACA JUGA :
Komitmen Ciptakan Kamtibmas,Polres Pasuruan Kota Berhasil Ungkap Pelaku Curanmor

Penyakit tersebut berdampak pada kemampuan fisik sehingga aktivitas kedewanan yang bersangkutan menjadi terbatas dan membutuhkan waktu pemulihan yang tidak singkat. Bahkan, dalam kondisi tertentu, yang bersangkutan dikategorikan berhalangan tetap karena penyakit yang dideritanya.

Meski demikian, kondisi ini tetap memantik perhatian masyarakat. Sebagian pihak meminta adanya penjelasan resmi agar tidak menimbulkan persepsi yang keliru di tengah publik.

BACA JUGA :
JAWA TIMUR PUNYA DUTA KEBUDAYAAN CILIK MALANG

Hingga berita ini ditulis, belum ada keterangan resmi dari Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten Sumenep terkait kondisi kesehatan maupun status aktivitas kedewanan Sutan Hadi Tjahyadi.

Sementara itu, Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD Sumenep, H. Hosnan Abrori, membantah anggapan bahwa Sutan tidak aktif menjalankan tugasnya sebagai anggota dewan.

BACA JUGA :
Semarak.. "Ruwah Desa Kalidawir Dimeriahkan Pagelaran Wayang Kulit

Menurutnya, selama ini Sutan Hadi Tjahyadi tetap berupaya mengikuti agenda kedewanan.

“Selama ini Sutan masuk kok setiap rapat dan paripurna. Dia juga selalu ikut rapat-rapat DPRD,” ujar H. Hosnan Abrori.

Ia menegaskan bahwa kabar yang menyebut Sutan tidak aktif hingga disebut “makan gaji buta” tidak sepenuhnya benar. Menurutnya, yang bersangkutan tetap menunjukkan komitmen menjalankan tugasnya meski kondisi kesehatan tidak seperti sebelumnya.
Moo/Red

error: Content is protected !!