BONDOWOSO, NET88.CO – Ratusan pelajar di Kabupaten Bondowoso mengobarkan semangat Merah Putih melalui Lomba Gerak Jalan Pelajar dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.
Kegiatan yang melibatkan pelajar dari berbagai jenjang pendidikan tersebut secara resmi dibuka dan diberangkatkan oleh Wakil Bupati Bondowoso As’ad Yahya Syafi’i, S.E., dari depan Pendopo Raden Bagus Assra, Selasa (11/8/2026).
Bagi Pemerintah Kabupaten Bondowoso, gerak jalan tidak sekadar menjadi ajang perlombaan untuk menunjukkan kekompakan barisan. Kegiatan tersebut juga menjadi sarana membentuk karakter pelajar melalui kedisiplinan, kerja sama, daya juang, sportivitas, sekaligus menumbuhkan rasa cinta terhadap Tanah Air.
As’ad mengatakan nilai-nilai tersebut penting ditanamkan sejak dini sebagai bagian dari upaya membentuk generasi muda yang tangguh dan memiliki semangat kebangsaan.
“Atas nama Pemerintah Kabupaten Bondowoso, saya menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada panitia, jajaran pendidik, dan para orang tua yang telah mendukung serta mempersiapkan anak-anak kita sehingga siap berbaris gagah di garis awal hari ini,” ujar As’ad.
Menurutnya, gerak jalan menjadi salah satu momentum untuk mengajarkan kepada pelajar bahwa mencapai sebuah tujuan membutuhkan kedisiplinan, kekompakan dan daya juang.
“Gerak jalan ini bukan sekadar ajang olahraga, melainkan juga sarana menanamkan nilai kedisiplinan, kekompakan, daya juang, serta jiwa nasionalisme,” katanya.
As’ad menilai nilai-nilai tersebut sejalan dengan semangat peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia. Karena itu, seluruh peserta diminta mengikuti perlombaan dengan penuh kegembiraan, menjaga kebersamaan dan menjunjung tinggi sportivitas.
“Khusus kepada anak-anakku peserta lomba, jaga kebersamaan dan junjung tinggi sportivitas. Utamakan keselamatan dan ketertiban di jalan, serta nikmati momen ini dengan penuh kegembiraan,” tuturnya.
Ia juga mengingatkan bahwa keberanian para pelajar untuk tampil dan berjuang hingga mencapai garis akhir merupakan sebuah prestasi dan kebanggaan tersendiri.
“Keberanian kalian untuk tampil dan berjuang hingga garis akhir adalah sebuah kebanggaan,” imbuhnya.
As’ad turut menitipkan tanggung jawab kepada guru pendamping, panitia dan petugas pengamanan agar memastikan seluruh rangkaian kegiatan berlangsung aman dan tertib dengan tetap memperhatikan kesehatan serta keselamatan para peserta.
Diikuti Pelajar Berbagai Jenjang
Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Bondowoso Taufan Restuanto mengatakan lomba gerak jalan digelar untuk meningkatkan kedisiplinan, melatih kekompakan, mengembangkan bakat siswa, sekaligus mempererat silaturahmi antarsekolah.
“Lomba gerak jalan ini bertujuan meningkatkan kedisiplinan, melatih kekompakan, mengembangkan bakat siswa, serta mempererat tali silaturahmi antarsekolah,” terang Taufan.
Kegiatan tersebut melibatkan peserta dari jenjang SD/MI, SMP/MTs hingga SMA/SMK/MA se-Kabupaten Bondowoso.
Untuk jenjang SD/MI tercatat 75 peserta, terdiri atas 36 putra dan 39 putri. Jenjang SMP/MTs diikuti 95 peserta, terdiri atas 52 putra dan 43 putri. Sementara jenjang SMA/SMK/MA diikuti 33 peserta, terdiri atas 15 putra dan 18 putri.
Pelaksanaan lomba dilakukan secara bertahap. Jenjang SD/MI dilaksanakan pada 11 Agustus 2026, sedangkan SMP/MTs pada 12 Agustus 2026. Untuk jenjang SMA/SMK/MA dijadwalkan mengikuti agenda selanjutnya yang telah disiapkan panitia.
Taufan juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh satuan pendidikan, dewan juri serta berbagai pihak yang mendukung pelaksanaan kegiatan.
“Kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada seluruh satuan pendidikan, dewan juri, dan pihak lain yang tidak dapat kami sebutkan satu per satu atas dukungan dan partisipasinya dalam menyukseskan kegiatan ini,” ujarnya.
Menempuh Sejumlah Ruas Jalan Kota Bondowoso
Peserta menempuh rute yang telah ditetapkan panitia dengan titik start di depan Pendopo Raden Bagus Assra, Jalan Letnan Karsono.
Dari lokasi tersebut, peserta bergerak menuju Jalan Letjen Suprapto, Jalan Letnan Sudiono, Jalan Panjaitan, Jalan Matrip, Jalan Ahmad Yani hingga Jalan Letjen Sutarman. Perjalanan kemudian berakhir di garis finis yang berada di depan SMPN 1 Bondowoso.
Untuk menjaga kondisi peserta, panitia menyediakan rest area wajib di Jalan Panjaitan, sebelah selatan SMAN 2 Bondowoso. Setiap kelompok diberikan waktu istirahat maksimal lima menit sebelum kembali melanjutkan perjalanan menuju garis finis.
Rangkaian lomba gerak jalan tersebut menjadi salah satu bentuk perayaan kemerdekaan sekaligus sarana membangun karakter generasi muda. Dari langkah yang serempak, barisan yang teratur hingga perjuangan mencapai garis finis, para pelajar diajak memahami arti disiplin, kebersamaan, ketangguhan, sportivitas dan kecintaan terhadap Indonesia.
Semangat tersebut diharapkan terus tumbuh di tengah generasi muda Bondowoso dalam menyambut HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.
(HAMID.88.)

