NEWS  

Respons Kilat Kapolres Aryo: Posko Darurat Dibentuk, Pencarian Dua Pendaki Hilang di Gunung Piramid Dipercepat

BONDOWOSO, NET88.CO – Keselamatan jiwa menjadi prioritas utama dalam operasi pencarian dua pendaki yang dilaporkan hilang di jalur pendakian Gunung Piramid, Kecamatan Curahdami, Kabupaten Bondowoso.

Merespons laporan tersebut, Kapolres Bondowoso AKBP Dr. Aryo Dwi Wibowo, S.H., S.I.K., M.M., turun langsung ke lokasi untuk memimpin koordinasi sekaligus memastikan seluruh proses pencarian berjalan cepat, terarah, dan terukur.

Bertempat di Pendopo Kecamatan Curahdami, Kapolres memimpin rapat koordinasi Muspika Plus bersama BPBD Kabupaten Bondowoso serta seluruh unsur terkait guna menyusun strategi terbaik dalam operasi pencarian.

Rapat tersebut dihadiri Wakapolres Bondowoso Kompol I Gede Suartika, S.H., M.H., Kabag Ops Polres Bondowoso Kompol Nanang Sugiyono, S.H., M.H., Camat Curahdami Guruh Purnama P.S., S.STP., M.Si., Kapolsek Curahdami AKP Muktamar, S.H., perwakilan Danramil Curahdami, Kepala UPTD Puskesmas Curahdami, serta jajaran Muspika dan instansi terkait.

BACA JUGA :
Adm Beserta KPH Bondowoso Gelar Ruatan dan Pembinaan Pada Tenaga Sadap Getah Pinus

Dalam arahannya, AKBP Aryo Dwi Wibowo mengungkapkan bahwa tim telah memperoleh informasi penting dari tenaga kesehatan UPTD Puskesmas Curahdami yang sebelumnya berpapasan dengan kedua pendaki. Kepala UPTD Puskesmas Curahdami, dr. Pong Hariadi Susetya, juga mengonfirmasi sempat mengabadikan keberadaan keduanya di Puncak Piramid sekitar pukul 09.45 WIB.

Kapolres menjelaskan, pengalaman penanganan kasus serupa di Gunung Piramid menjadi bekal penting dalam menentukan pola pencarian yang efektif, termasuk pemetaan area prioritas dan pembagian personel sesuai karakteristik medan.

“Kami tidak akan menyia-nyiakan setiap informasi yang diterima. Seluruh potensi dan kemampuan personel kami kerahkan agar kedua korban dapat segera ditemukan. Keselamatan manusia adalah prioritas utama, sehingga seluruh unsur yang terlibat harus bergerak cepat, bekerja cermat, saling bersinergi, dan tetap mengutamakan keselamatan selama proses pencarian berlangsung,” tegas AKBP Aryo Dwi Wibowo.

Sementara itu, Camat Curahdami menyampaikan bahwa posko induk pencarian telah didirikan di Dusun Tegal Tengah RT 17, Kelurahan Poncogati. Posko tersebut menjadi pusat koordinasi seluruh unsur gabungan sekaligus tempat pengumpulan berbagai informasi guna menyusun kronologi kejadian secara utuh.

Selain itu, Tim Basarnas Kabupaten Jember juga dilaporkan tengah menuju lokasi untuk memperkuat operasi pencarian.

Kapolsek Curahdami AKP Muktamar menambahkan, personel kepolisian telah disiagakan di Pos 1 untuk melakukan pendataan serta penyaringan relawan yang akan ikut membantu pencarian. Di saat yang sama, koordinasi dengan UPTD Puskesmas Curahdami terus dilakukan untuk menyiagakan ambulans beserta tenaga medis sebagai langkah antisipasi apabila terjadi kondisi darurat.

Berdasarkan data yang dihimpun, dua orang yang dilaporkan hilang adalah Hj. Maliya Finda (51), warga Kelurahan Darmo, Kecamatan Wonokromo, Surabaya, dan Erfan Nasrul Laili, pemandu pendakian asal Desa Traktakan, Kecamatan Wonosari, Bondowoso.

Keduanya diketahui berangkat menuju Gunung Piramid menggunakan sepeda motor Yamaha NMax bernomor polisi P 2938 ES milik Lukman Hakim, warga Desa Tumpeng, Kecamatan Wonosari.

Respons cepat yang ditunjukkan AKBP Aryo Dwi Wibowo mendapat apresiasi dari berbagai pihak. Kehadirannya langsung di posko pencarian dinilai memperkuat koordinasi lintas instansi, mempercepat pengambilan keputusan di lapangan, serta meningkatkan semangat personel dan relawan yang terlibat dalam operasi kemanusiaan tersebut.

Hingga berita ini ditulis, Kapolres Bondowoso masih berada di posko bersama tim gabungan untuk memantau perkembangan situasi sekaligus memimpin jalannya operasi pencarian terhadap dua pendaki yang masih belum ditemukan.

(Humas Polres Bondowoso)

error: Content is protected !!