Bondowoso, NET88.CO – Pemerintah Kabupaten Bondowoso melalui Dinas Penanaman Modal, Pelayanan Terpadu Satu Pintu, dan Tenaga Kerja (DPMPTSPNAKER) resmi menggelar Bondowoso Job Fair 2026 di Gedung UPTD Balai Latihan Kerja (BLK) Bondowoso, Jalan KHR As’ad Syamsul Arifin Nomor 101, Desa Tangsil Kulon, Kecamatan Tenggarang, Kamis (30/7/2026).
Kegiatan yang mengusung tema “Angkatan Muda Pekerja Tangguh Menuju Bondowoso Berkah” ini dibuka secara resmi oleh Bupati Bondowoso Dr. KH. Abdul Hamid Wahid, M.Ag. Sebanyak 1.224 lowongan pekerjaan dari 40 perusahaan nasional dan lokal disediakan untuk membuka peluang kerja bagi masyarakat Bondowoso.
Dalam sambutannya, Bupati menegaskan bahwa Job Fair bukan sekadar agenda rutin tahunan, melainkan bentuk nyata komitmen pemerintah daerah dalam menghadirkan kesempatan kerja bagi masyarakat.
“Ini bukan sekadar agenda seremonial tahunan. Ini adalah wujud nyata kehadiran pemerintah daerah dalam menjawab kebutuhan mendasar masyarakat, yaitu penyediaan lapangan kerja yang layak,” tegas Bupati.
Ia menyampaikan, berdasarkan data resmi tahun 2025, Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) Kabupaten Bondowoso berhasil ditekan menjadi 2,55 persen. Meski demikian, masih terdapat lebih dari 12.500 warga usia produktif yang membutuhkan kesempatan kerja, terutama lulusan SMA, SMK, MA, hingga perguruan tinggi.
Karena itu, Bupati menekankan pentingnya investasi yang masuk ke Bondowoso mampu menciptakan lapangan kerja bagi masyarakat lokal.
“Saya berterima kasih kepada 40 perusahaan mitra yang telah menyediakan lebih dari 1.224 lowongan kerja. Saya titipkan anak-anak muda Bondowoso kepada Bapak dan Ibu sekalian. Mereka adalah tenaga kerja yang tangguh, disiplin, dan siap dididik untuk kemajuan perusahaan,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala DPMPTSPNAKER Bondowoso Dr. Hari Cahyono, S.T., M.M. mengatakan bahwa Job Fair 2026 merupakan implementasi program pemerintah daerah dalam mempercepat pembangunan sektor ketenagakerjaan.
“Agenda ini bukan sekadar bursa kerja reguler, tetapi gerakan strategis untuk meningkatkan kualitas angkatan kerja lokal agar mampu menjawab kebutuhan industri sekaligus menurunkan angka pengangguran terbuka di Kabupaten Bondowoso,” katanya.
Menurut Hari, kegiatan tersebut dibiayai melalui APBD Kabupaten Bondowoso Tahun Anggaran 2026 pada Program Penempatan Tenaga Kerja. Anggaran digunakan untuk penyediaan fasilitas perusahaan peserta, sarana dan prasarana, layanan digital, hingga publikasi kegiatan.
Sebanyak 40 perusahaan dari berbagai sektor ikut berpartisipasi, mulai dari perbankan seperti PT Bank Mandiri (Persero) Tbk Area Jember dan BRI KC Bondowoso, sektor manufaktur seperti PT Charoen Pokphand Indonesia, PT Indah Inti Aice, PT Prima Kreasi Sejahtera, hingga sektor ritel, kuliner, jasa, dan distribusi.
Pemerintah juga membuka kesempatan kerja bagi penyandang disabilitas. Hingga pelaksanaan kegiatan, tercatat sekitar 2.551 pencari kerja telah mendaftar melalui Aplikasi Kerja Berkah, yang digunakan untuk registrasi, pemetaan kompetensi, hingga proses seleksi awal.
Selain bursa kerja, UPTD BLK Bondowoso turut memperkenalkan berbagai program pelatihan kompetensi, di antaranya pelatihan pembuatan roti dan kue, budidaya hidroponik, barista, administrasi perkantoran, desain grafis, menjahit, teknisi telepon seluler, servis sepeda motor injeksi, hingga pengelasan (welder).
Di akhir sambutannya, Bupati mengajak para pencari kerja memanfaatkan kesempatan tersebut dengan terus meningkatkan kompetensi, membangun mental yang kuat, serta mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi dan kebutuhan dunia industri.
“Pemerintah daerah akan terus mendukung melalui berbagai program pelatihan kerja dan sertifikasi kompetensi gratis berstandar nasional agar masyarakat Bondowoso mampu bersaing di pasar kerja nasional maupun internasional,” pungkasnya.
(Hamid.88)

