PAMEKASAN, NET88.CO –
Jelang musim panen tembakau 2026, Ketua Paguyuban Petani dan Pengusaha Tembakau Madura Pamekasan, Khairul Umam atau Haji Her, menekankan pentingnya kepastian harga dan keterbukaan dalam penyerapan hasil panen.[P4TM]
Hal itu disampaikan Haji Her di Gedung Bakorwil IV Madura, Selasa [21/7/2026]. Ia hadir dengan dua peran, yakni sebagai perwakilan petani melalui P4TM dan sebagai CEO Bawang Mas Group.
“Dengan posisi ini, saya punya tanggung jawab moral dan usaha. Petani butuh kepastian, perusahaan juga butuh kepastian. Jangan sampai ada yang dirugikan di tengah jalan,” kata Haji Her.
Ia menjelaskan Bawang Mas Group masih menunggu penetapan harga dari pemerintah daerah. Perusahaan memastikan akan taat aturan dan tidak bergerak sendiri.
“Kami taat aturan. Tapi kami juga mendorong agar harga yang keluar nanti berpihak ke petani. Itu harga dasarnya,” tegasnya.
Selain harga, kesiapan infrastruktur juga disoroti. Tim Bawang Mas Group saat ini memetakan kebutuhan gudang dan strategi distribusi agar serapan hasil panen di lapangan bisa cepat.
“Kalau gudang siap, sistem siap, maka petani tidak perlu bingung mau jual ke mana. Hasil panen langsung terserap, perputaran uang di desa juga jalan,” jelasnya.
Sebagai Ketua P4TM, Haji Her berharap komunikasi antara pemerintah, paguyuban, dan perusahaan semakin intens. Tujuannya agar iklim usaha tembakau di Pamekasan tetap kondusif.
“Kalau ekosistemnya sehat, petani untung, perusahaan jalan, daerah juga dapat PAD. Semua menang,” pungkasnya.(Jo)

