Pamekasan, NET88.CO –
Ratusan mahasiswa PMII Pamekasan gelar unjuk rasa di depan Kantor DPRD Pamekasan, Rabu sore (24/6/2026). Massa tuntut perbaikan program Makan Bergizi Gratis (MBG) dan pencopotan Korwil Badan Gizi Nasional (BGN) Pamekasan Hariyanto Rahmansyah Tri Arif.
Aksi dipicu keresahan atas pelaksanaan MBG. Massa soroti sejumlah dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang diduga tak sesuai standar BGN.
Korwil BGN Mangkir dari Aksi
Tuntutan utama PMII: hadirkan Korwil BGN Hariyanto untuk klarifikasi. Namun yang bersangkutan tidak muncul.
Dialog akhirnya digelar antara perwakilan mahasiswa, Ketua DPRD Pamekasan Ali Masykur, Bupati Pamekasan Kholilurrahman, dan Ketua Satgas MBG Pamekasan Sukriyanto. Sejumlah pimpinan fraksi DPRD juga hadir.
DPRD dan Pemkab Dukung Evaluasi
Ketua DPRD Ali Masykur dukung evaluasi menyeluruh kinerja Korwil BGN.
“Kalau hasil evaluasi korwil memang harus diganti, ya diganti,” tegas Ali di tengah massa.
Ali kecewa karena Hariyanto dinilai ingkar janji. Dua kali ditelepon mengaku siap hadir, tapi saat aksi justru sulit dihubungi.
“Teleponnya dimatikan, katanya di Surabaya. Setelah kami minta bantuan polisi, ternyata posisinya di Sumenep,” jelas Ali.
Sikap tak kooperatif itu buat Pemkab, DPRD, dan Satgas MBG sepakat teruskan rekomendasi pencopotan ke Presiden RI dan BGN Pusat. Rekomendasi resmi ditandatangani bersama.
PMII: Dialog Alot, Rekomendasi Ditandatangani
Koordinator Aksi PMII Pamekasan Jibril sebut dialog berjalan alot. Hasilnya, semua pejabat yang hadir bersedia tanda tangan rekomendasi pencopotan Hariyanto.
“Setelah dialog panjang, mereka setuju tanda tangan rekomendasi ke BGN dan Presiden terkait pencopotan Hariyanto,” kata Jibril.
Ketua Satgas MBG Pamekasan Sukriyanto hormati aspirasi mahasiswa selama disertai data.
“Kami serius menanggapi. Beberapa kali kirim surat ke korwil tapi tidak direspons. Kondisi ini tidak bisa kami abaikan,” ujarnya.
Sudah Dilaporkan ke Polisi
Hariyanto sebelumnya sudah dilaporkan ke Polres Pamekasan atas dugaan rangkap jabatan, suap, dan pungli program MBG. Ia pernah diperiksa penyidik sekitar 10 jam. Kasus masih dalam penyelidikan.
Info terbaru, Polres Pamekasan akan panggil Hariyanto lagi pekan depan untuk dalami kasus MBG.
Hingga kini, rekomendasi DPRD dan Pemkab masih tunggu tindak lanjut BGN Pusat dan Presiden RI. PMII Pamekasan nyatakan akan terus kawal proses tersebut.(Jo)

