Diduga Milik Tambang Ilegal Dua Eksavator di Bukit Ketok Aman Beroperasi

Bangka, NET88.CO – Kawasan dusun parit lima Desa Bukit Ketok Kecamatan Belinyu Kabupaten Bangka saat ini sangat memprihatinkan, lubang dengan kedalaman puluhan meter bekas tambang ilegal di wilayah tersebut.

Adanya dua Eksavator berwarna orange merk Hitachi yang diduga milik tambang ilegal sedang melakukan aktivitas di wilayah Bukit ketok, selain Eksavator peralatan menambang serta beberapa orang pekerja tambang terpantau media ini sabtu (07/10/2023)

Informasi yang berhasil di himpunan redaksi kegiatan tambang yang sempat beberapa waktu lalu sempat berhenti di karena menurut info yang beredar adanya razia dari Tim Kementerian Kehutanan dan Lingkungan Hidup (KLHK).

BACA JUGA :
Bagi Pemohon SIM Satpas 1436 Polresta Pati Gelar Edukasi dan Pemaparan

“beberapa waktu lalu sempat berhenti pak, karena kabarnya ingin ada razia dari KLHK”, jelas penambang kepada wartawan (07/10)

BACA JUGA :
Setelah Ayam Jago vs Ayam Pedaging, Muncullah Teletubbies

PC (red-eksavator) baru ada lagi sekitar beberapa hari lalu turun lagi ke tambang pak (red-wartawan), kemarin-marin sempat berhenti total karena takut ada razia, jelas penambang

BACA JUGA :
Tingkatkan Kemampuan PRESISI, Polres Pamekasan Gelar Latihan Peningkatan Kemampuan Fungsi Teknis Propam

Saat di tanya siapa pemilik tambang penambang enggan menjawab hanya menjawab kami hanya kerja disini.

“kami hanya kerja saya juga tidak tahu siapa pemiliknya”, tutup penambang

error: Content is protected !!