Berita  

Satpol PP Pamekasan Gelar Operasi Rutin Tempat Kost

Pamekasan, NET88.CO

Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Pamekasan terus melakukan penertiban terhadap sejumlah tempat tempat kost melalui operasi rutin yang dilaksanakan dalam upaya penegakan Peraturan Daerah (Perda).

Operasi rutin ini dilaksanakan untuk antisipasi akan maraknya tempat kos, baik itu yang berijin, sedang dalam proses perijinan maupun yang tidak memiliki ijin.

Hal tersebut, kepada awak media ini,Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Kasat Pol PP) Pamekasan Syaiful Amin melalui Kasi Penyelidikan dan Penyidikan M. Hasanurrahman mengatakan, Sabtu (19/11/2022) mengakui kalau pihaknya akan terus melakukan razia ke sejumlah tempat kost, seperti yang dilaksanakan menjelang tutup tahun 2022.

BACA JUGA :  Diikuti Ratusan Peserta, Peringatan HAB ke 77 Selenggarakan JJS

” Kami melakukan razia ini sesuai dengan kegiatan Penegakan Perda Kab. Pamekasan No. 14 Tahun. 2014 dan Perbup Pamekasan No. 76 Tahun 2017 tentang Tata Kelola Hotel, Penginapan dan Rumah Kos”,Ujarnya.

Kegiatan ini, menurut Ainur Kasi Penyelidikan dan Penyidikan dilaksanakan minimal Tiga (3) kali dalam seminggu.

Dan sasaran pada razia penegakan Perda tersebut bagi penghuni Hotel dan Tempat Kos,Ujarnya menambahkan.

Dalam pelaksanaan razia kami bersyukur tidak ditemukan kegiatan prostitusi di wilayah Kabupaten Pamekasan, dan dari hasil sidak yang dilakukan ke tempat kos maupun sejumlah penginapan di Pamekasan,Ungkapnya.

BACA JUGA :  Mengantar Purna Tugas Pegawai Lapas Narkotika Kelas IIA Pamekasan Kanwil Kemenkumham Jatim

Ainur, berharap, kegiatan penertiban ini berharap partisipasi masyarakat yang melihat di sekitarnya ada orang yang kos maupun menempati rumah kontrakan, apabila di curigai hendaknya koordinasikan dengan petugas.” Jadi, kami harapkan bantuan dan partisipasinya masyarakat untuk pro aktif apabila ada kejadian yang mencurigakan seperti itu”,imbuhnya.

Dalam pelaksanaan kegiatan ini sebagaimana amanat Perda dan Perbup ada peran RT/RW, Kades/Lurah dan masyarakat juga berperan aktif untuk menjaga Ketertiban Umum & Ketenteraman Masyarakat untuk meminimalisir adanya pelanggaran
Perbup No. 76 Tahun 2016,Tegasnya.

BACA JUGA :  BPOM Rilis Sirup Obat Aman dari Cemaran EG dan DEG, Masyarakat Bisa Gunakan Sesuai Aturan Pakai

Artinya,razia kegiatan penertiban tersebut untuk menyikapi semakin banyaknya tempat kos kosan dan memberikan himbauan kepada pemilik usaha maupun aparatur desa setempat agar lebih berperan aktif dalam penegakan syariat,tuturnya.

Ainur menegaskan, bagi pemilik usaha memiliki tanggungjawab untuk mencegah pelanggaran syariat dan bukan hanya menyewakan dan lepas control,Pungkasnya.

Dalam razia tersebut tak ditemukan yang melanggar penegakan Perda (Nihil). (dewa).