HUT LPEI ke 13, LPEI Berkomitmen Semakin Apik Mendorong Ekspor Nasional

Jakarta, NET88.CO – Menapaki usianya yang ke 13, LPEI sebagai Special  Mission Vehicle di bawah Kementerian Keuangan RI terus berupaya mendorong ekspor  nasional melalui Pembiayaan, Penjaminan, Asuransi dan Jasa Konsultasi guna  membangun ekosistem ekspor nasional yang kokoh dan berkelanjutan. 1 September 2022.

Tagar #LPEISemakinAPIK menjadi tema yang diusung oleh LPEI dalam memperingati  Tasyakuran Hari Ulang Tahun (HUT) yang ke-13. Kata “APIK” merupakan kepanjangan  dari Agile, Profesionalisme, Integritas dan Kreatifitas yang berasal dari budaya lembaga  juga secara harfiah memiliki makna LPEI semakin baik dalam mendorong ekspor  nasional serta APIK dalam meningkatkan kinerjanya melalui mandat Pembiayaan,  Penjaminan, Asuransi dan Jasa Konsultasi.

Dalam kesempatan ini, hadir Menteri Keuangan RI Sri Mulyani Indrawati beserta jajaran  di lingkungan Kementerian Keuangan serta seluruh jajaran manajemen dan pegawai  LPEI baik secara luring maupun melalui daring.

BACA JUGA :  Tingkatkan Daya Saing, LPEI Bekali Generasi Muda dengan Edukasi Ekspor

Menteri Keuangan RI Sri Mulyani Indrawati memberikan sambutan dan ucapan selamat  ulang tahun kepada LPEI serta berpesan agar LPEI dapat mewujudkan semangat dan  dedikasinya yang tercermin melalui budaya lembaga “APIK”( Agile, Profesionalisme, Integritas, dan Kreatifitas) ke dalam konteks menjalankan misi pembangunan.

“LPEI dibentuk oleh Kementerian Keuangan RI sebagai lembaga yang Sui Generis artinya memiliki misi khusus dan unik untuk menjalankan misi pembangunan,  mendorong ekspor nasional,” ujar Sri Mulyani Indrawati.

Beliau juga berpesan untuk menjadikan momentum ulang tahun ini sebagai daya ungkit  untuk bekerja lebih baik lagi dan senantiasa bekerja sama dengan para pemangku  kepentingan lainnya untuk mencapai hasil yang lebih maksimal dan bermanfaat luas.

BACA JUGA :  Pendampingan Potensi Desa Devisa Klaster Kopi, Sinergi untuk Masyarakat Kabupaten Bener Meriah

“Saya berharap LPEI dapat terus meningkatkan kolaborasi dengan memanfaatkan  sumber daya yang ada. Misalnya anda ingin menjalankan program Desa Devisa. Ayo  kerjakan, kita bisa membina mereka menjadi pusat produksi yang lebih kompetitif.  Caranya, LPEI tidak bisa bekerja sendirian tapi berkolaborasi dengan misalnya dengan  sesama SMV,” tambah Sri Mulyani Indrawati.

Sejalan dengan arahan Menteri Keuangan RI tersebut, Direktur Eksekutif LPEI Riyani  Tirtoso menyampaikan bahwa LPEI berkomitmen untuk mengedepankan kolaborasi  guna menciptakan manfaat yang luas dan berkelanjutan bagi masyarakat.

“Kami mengucapkan apresiasi dan terima kasih atas ucapan dan arahan yang diberikan  oleh Menteri Keuangan RI. Kami berkomitmen untuk terus memperbaiki dan  meningkatkan kinerja lembaga mengacu pada core values lembaga “APIK” dalam  rangka mendorong ekspor nasional,” ujar Riyani.

BACA JUGA :  Seminar Digital SMSI, Wartawan Jangan Abaikan Kecepatan Internet

LPEI memperkuat sinergi dan kolaborasi dengan kementerian dan lembaga serta  pemangku kepentingan untuk memperkuat ekosistem ekspor Indonesia. Berkolaborasi  dengan Ditjen Bea Cukai, DJKN, DJPPR, Pajak, SMV, LPEI mewujudkan aspirasi  KemenkeuSatu melalui antara program Desa Devisa, Rumah Ekspor dan pelatihan  UMKM berorientasi ekspor.

LPEI juga mengembangkan kolaborasi bersama  Kementerian Perdagangan, Kementerian Perindustrian, Kementerian Koperasi dan  UKM, Kementerian Luar Negeri, Kementerian Parekraf, Kementerian Desa, serta Bank  Indonesia untuk membangun Desa Devisa dan meningkatkan daya saing  produk/komoditas lokal sehingga mampu merambah pasar dunia. Bersama dengan  Sarinah, LPEI memberi pembiayaan untuk mendorong kinerja ekspor serta  meningkatkan kapasitas pelaku usaha dan mitra UMKM Sarinah yang berorientasi  ekspor.(MId)