PAMEKASAN, NET88.CO – Upacara Peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-98 Tingkat Provinsi Jawa Timur tahun 2026 digelar khidmat di Kabupaten Pamekasan, Selasa (28/10/2026).
Gubernur Jawa Timur jadi Inspektur Upacara dan sampaikan sambutan inspiratif di hadapan alim ulama, tokoh agama, Forkopimda Pamekasan, organisasi kepemudaan, pelajar, mahasiswa, santri, dan komunitas pemuda.
“Atas nama Pemprov Jatim, kami ucapkan Selamat Hari Sumpah Pemuda ke-98 kepada seluruh pemuda pemudi se-Jatim dan Indonesia,” ujar Gubernur.
Kenapa di Pamekasan? Ini Alasannya!
Gubernur ungkap fakta sejarah mengejutkan! Pamekasan punya peran luar biasa di Sumpah Pemuda 1928.
Ketua Panitia Kongres Pemuda Pertama 1928 adalah Muhammad Tabrani Soerjowidjojo, pemuda asal Pamekasan. Beliaulah penggagas agar bahasa persatuan disebut Bahasa Indonesia, bukan Bahasa Melayu. Ide ini diperjuangkan lewat debat panjang dengan Muhammad Yamin hingga akhirnya jadi tonggak penting Sumpah Pemuda.
Di Kongres Pemuda Kedua 1928, Wakil Ketua II juga pemuda Pamekasan, Raden Kaca Sungkana! Buktikan perjuangan persatuan melibatkan pemuda Madura.
Tema Tahun Ini: Patriotik, Gigih, Berempati, Pemuda untuk Indonesia!
Gubernur tegaskan, Indonesia butuh pemuda bukan hanya cerdas dan berprestasi, tapi berkarakter kebangsaan!
Patriotik: Cinta Indonesia lewat karya.
Gigih: Terus belajar, kerja keras, bangkit dari kesulitan.
Berempati: Hargai perbedaan dan peduli sesama.
Jatim Pertahankan Juara Nasional & Pamekasan Paling Ngegas!
Gubernur bangga, Jatim pertahankan capaian tertinggi nasional jumlah murid diterima PTN jalur prestasi dan tes selama 7 tahun berturut-turut!
Khusus Madura, lewat program MAMA MAU NAIK KELAS (Madura Maju, Madura Unggul, Naik Kelas), hasilnya luar biasa di SNBT 2026:
– Pamekasan naik 33,02% tertinggi se-Madura!
– Bangkalan 15,5%
– Sumenep 10%
– Sampang 8,5%
Ini buah Nawa Bhakti Satya pilar Jatim Cerdas dan Jatim Kerja untuk perluas akses pendidikan dan kompetensi pemuda di 38 kabupaten/kota.
“Pemuda jangan jadi penonton, tapi penggerak transformasi ekonomi, teknologi, dan inovasi! Jangan berhenti belajar, perkuat kolaborasi, rawat solidaritas,” pesan Gubernur.
Upacara ditutup dengan menyalakan kembali semangat Sumpah Pemuda untuk Indonesia maju, adil, sejahtera!
Selamat Hari Sumpah Pemuda ke-98, Patriotik, Gigih, Berempati!* *(Jo)

