SUMENEP NET88.CO — Fakta Foundation menggelar diskusi publik bertajuk Iftar APBD 2026 pada Kamis (5/3/2026) di Aula Kedai HK, Kecamatan Kota Sumenep.
Kegiatan yang dikemas dalam suasana buka puasa bersama itu mengangkat tema “Ngulik Keberlanjutan APBD Sumenep yang Sehat dan Berintegritas”. Diskusi dijadwalkan dimulai pukul 19.00 WIB hingga selesai.
Sejumlah narasumber dijadwalkan hadir, di antaranya Sekretaris Daerah Sumenep Agus Dwi Saputra, anggota Komisi I DPRD Sumenep Hairul Anwar, serta akademisi Universitas Wiraraja Mohammad Hidayaturrahman. Selain itu, pegiat kebijakan anggaran dan aktivis masyarakat sipil turut dilibatkan dalam forum tersebut.
Presiden Fakta Foundation, Noris Sabit, mengatakan kegiatan ini bertujuan membuka ruang dialog antara pemerintah daerah, legislatif, akademisi, dan masyarakat mengenai arah pengelolaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Sumenep.
Menurutnya, keberlanjutan dan integritas anggaran menjadi isu krusial untuk memastikan program pembangunan berjalan efektif, efisien, dan tepat sasaran.
“APBD bukan sekadar angka dalam dokumen, tetapi instrumen kebijakan yang berdampak langsung pada kesejahteraan masyarakat. Karena itu perlu dikawal bersama,” ujarnya.
Diskusi ini diharapkan menjadi ruang refleksi sekaligus penguatan partisipasi publik dalam pengawasan anggaran daerah, terutama menjelang pelaksanaan program strategis tahun 2026.
Melalui forum tersebut, Fakta Foundation berharap tercipta dialog konstruktif demi terwujudnya pengelolaan APBD Sumenep yang transparan dan akuntabel.
Moo/Red

