Diduga Proyek Bancakan TPT di Desa Patarongan,LSAKP Akan Surati Dinas Terkait

Sampang || NET88.CO ||
Pelaksanaan proyek fisik di Kabupaten Sampang akhir-akhir ini banyak menuai kecaman dari berbagai macam kalangan, baik dari para aktivis dan masyarakat yang memang konsen dalam mengawal lajunya roda pemerintahan Kabupaten Sampang, Rabu (07/06/2023).

Tidak jelas asal usul nya proyek pembangunan Tembok Penahan Tanah (TPT) yang berlokasi di Desa Patarongan diduga jadi bancakan dan ajang korupsi oleh pelaksana proyek, pantauan media di lapangan diketahui proyek tembok penahan tanah menggunakan material batu yang mudah keropos dan tidak SNI serta diduga kuat hanya mementingkan keuntungan pelaksana tanpa memikirkan kualitas pekerjaan sesuai RAB.

Selain material yang tidak SNI juga ditemukan galian pondasi yang asal jadi dimana kedalaman galian hanya sejengkal jari ditambah pengerjaan fisik proyek tersebut juga tumpang tindih dengan bersandar pada bekas bangunan TPT yang lama, ketika ditanya kepada pekerja proyek dilokasi milik siapa proyek tersebut berhubung juga dilokasi proyek tidak terpasang papan nama sehingga tidak bisa diketahui asal usul dan besar anggaran yang digunakan, pekerja hanya menyebut rekanan yang bernama Sinyo sebagai yang punya proyek tersebut.

BACA JUGA :  Korban Modus APH Reskoba Polres Sumenep

Indikasi kecurangan serta penyimpangan dimulai dari tidak dipasang nya papan nama, bahan material yang tidak sesuai SNI serta pengerjaan yang bersandar pada bekas proyek lama dengan jenis yang sama patut diduga proyek tersebut jadi ajang korupsi dan ajang memperkaya diri sendiri.

BACA JUGA :  Parah.. !!!! Sejumlah Paket Kegiatan di SMAN 1 SIMBAR Tak Berpamplet dan Diduga Gunakan Material Pasir Laut

Ketua aktivis lembaga LSAKP Ach. Sahidi, mengatakan dalam waktu dekat segera akan menindak lanjuti secara hukum mengingat dilokasi ada hal yang mengejutkan yang di dapat perihal lokasi pembangunan proyek TPT di desa Patarongan tersebut.

“Proyek ini layak dihentikan mengingat bukti bukti lapangan yang sudah kami kantongi secepatnya akan kami tindak lanjuti secara hukum karena ini sangat fatal apa lagi sudah mencaplok lahan milik warga SHM dan kami sudah kantongi bukti serta pernyataan nya,” ujar Sahidi.

BACA JUGA :  Proyek Siluman Bertebaran di Sampang, Pavingisasi di Desa Gunung Maddah Salah Satunya

“Di sinyalir, proyek TPT di Desa Patarongan tersebut selain menambah daftar kelam seputar buruknya kualitas pelaksanaan kegiatan fisik di Kabupaten Sampang, dan pada akhirnya banyak temuan-temuan di lapangan pun sulit dihindari akibat adanya dugaan korupsi terselubung yang terorganisir, terstruktur dan masif di segala lini,”tutupnya. (fit)

vvvv