NEWS  

Diduga Dibiarkan DP3AP2KB Situbondo, Keluarga dari Korban Perkara Miras Mengaku Kecewa

Situbondo, NET88.CO – Masyarakat Desa Seletreng utamanya keluarga korban kasus anak dibawah umur yang dipaksa meminum miras mengaku kecewa atas pelayanan Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) Situbondo sebab dinilai melakukan pembiaran.

Menurut keterangan Sadi Ayah korban bahwa awalnya merasa bangga di datangi oleh oknum perangkat Desa setempat, Pegawai kecamatan Kapongan dan pihak DP3AP2KB Situbondo yang telah membantu anaknya untuk proses laporan ke mapolres Situbondo.
“Kemarin anak saya baru pulang Rawat inap dari RS Asembaus selamat 4 Hari, lalu anak saya dibawa ke polres naik mobilnya DP3AP2KB, ketika tiba di polres saya di ambil keterangan oleh penyidik. Sedangkan dari petugas DP3AP2KB pamit untuk keluar, ternyata usai di minta keterangan dan kami keluar sudah tidak ada, jujur kami kecewa sebab kami di tinggal begitu aja”. Ungkapnya saat dikonfirmasi net88

Disamping itu ayah korban menambahkan bahwa sebagai orang awam tak mengetahui segala prosesnya dan permintaan keterangan atas laporan belum selesai akhirnya bermaksud menunggu di Kantin.
“Syukur Alhamdulillah saya ketemu dengan pak haji Sadik dan akhirnya beliau membantu saya untuk melengkapi kelengkapan berkas Laporan termasuk untuk melakukan visum di RS umum, bahkan saya di bonceng sedangkan anak saya ke Rumah sakit karena mobil DP3AP2KB sudah pulang, karena saya sangat kecewa atas pelayanannya sebab tidak sampai tuntas dibiarkan, atau memang begitu ketentuannya awal di jemput ke rumah setelah itu dibiarkan begitu saja, ujar ayah korban

BACA JUGA :
Serahkan Santunan JKK Dan JKM Untuk Para Guru Ngaji, Molen : Ini Semangat Bagi Guru Ngaji

Menanggapi pelayanan DP3AP2KB, Ketum LSM Perkasa mengaku geram, Awal mula peristiwa diatas, kami tidak tahu menahu bahwa saudara Sadi ini mau laporan terkait kasus yang menimpa anaknya, kebetulan saya di Mapolres ada ke pentingan lain.
“Usai bincang bincang hampir 1 jam tetap belum selesai proses laporannya, akhirnya saya bertanya, katanya DP3AP2KB Situbondo yang mengantarkan ke Mapolres Situbondo tetapi kenyataannya di tinggal dibiarkan begitu saja

BACA JUGA :
Jelang Bulan Ramadhan, Polres Pamekasan Ungkap Kasus Premanisme, Miras dan Sajam

Akhirnya saya mencoba menghubungi pegawai DP3A, tetapi dia bilang ada kesibukan yang lain di kiranya tidak lanjut ke visum kan saya pulang,
Sementara kadis Dp3A, pak Imam, sangat menyayangkan tindakan anak buahnya, yang mana tidak bertanggung jawab sampai selesai, seharusnya dia menjemput kerumahnya dan mengawal sampai tuntas dan mengembalikan sampai rumah, saya ucapkan terimakasih kepada pak ketum LSM Perkasa yang telah memberikan informasi dan membantu, sampai menyelesaikannya, dan saya besok insyaallah akan datang kerumahnya korban untuk me minta maaf atas keteledoran anak buah saya, ujar kadis DP3A, pak iman

BACA JUGA :
Masyarakat Segel Ruang Kerja Pj Bupati Sampang

Penulis : Albert

error: Content is protected !!