MAGETAN – NET88.CO — Pengelolaan limbah di RSUD dr. Sayidiman Magetan kembali menjadi perhatian setelah sebelumnya muncul sorotan mengenai kondisi bak penampungan lemak di area belakang kantin rumah sakit yang diduga mengalami penumpukan endapan.
Dalam penelusuran sebelumnya, informasi dari pengelola kantin menyebutkan bahwa bak penampungan lemak tersebut terakhir kali disedot atau dibersihkan sekitar enam bulan lalu. Kondisi ini memunculkan pertanyaan mengenai konsistensi pemeliharaan fasilitas penampungan limbah serta pelaksanaan prosedur pembersihan secara berkala.
Padahal, pihak rumah sakit sebelumnya menyampaikan bahwa pengelola kantin telah diminta melakukan penyedotan limbah secara rutin setiap bulan. Perbedaan informasi tersebut menjadi perhatian, terutama terkait kedisiplinan pelaksanaan standar operasional prosedur (SOP) dan efektivitas pengawasan terhadap pengelolaan limbah.
Menanggapi sorotan tersebut, Direktur RSUD dr. Sayidiman Magetan, dr. Rochmad Santoso, memberikan klarifikasi mengenai langkah-langkah yang telah dilakukan pihak rumah sakit dalam menjaga kualitas pengelolaan limbah.
Dalam keterangannya, dr. Rochmad menegaskan bahwa rumah sakit berkomitmen menjalankan pengelolaan limbah sesuai ketentuan dan baku mutu lingkungan yang berlaku.
“RSUD dr. Sayidiman Magetan berkomitmen melaksanakan pengelolaan limbah rumah sakit sesuai dengan ketentuan dan baku mutu lingkungan yang berlaku,” ujar dr. Rochmad Santoso. Senin, (26/10/2026).
Ia menjelaskan, sebagai bagian dari upaya pengendalian dan pengawasan, rumah sakit telah melakukan sejumlah langkah, mulai dari pemeliharaan instalasi pengolahan limbah hingga pemeriksaan kualitas limbah melalui laboratorium.
Salah satu langkah yang dilakukan adalah overhaul atau perbaikan dan pemeliharaan instalasi maupun peralatan pengolahan limbah. Upaya tersebut bertujuan memastikan sistem pengolahan dapat berfungsi dengan baik dan optimal.
Selain itu, pemeriksaan laboratorium juga dilakukan melalui Sucofindo dan Graha Mutu Persada sebagai bagian dari pemantauan serta evaluasi kualitas limbah.
“Berdasarkan hasil pemeriksaan yang tersedia, parameter yang diuji dinyatakan memenuhi baku mutu lingkungan sesuai dengan laporan hasil pengujian,” jelasnya.
RSUD dr. Sayidiman Magetan juga menyebut telah menerima visitasi dari Dinas Lingkungan Hidup (DLH). Kegiatan tersebut dilakukan untuk melihat secara langsung kondisi serta pelaksanaan pengelolaan limbah di lingkungan rumah sakit, sekaligus memberikan evaluasi dan arahan sesuai kewenangan instansi terkait.
Pihaknya turut menegaskan bahwa pengawasan dan evaluasi dilakukan secara berkala, mencakup pemantauan fungsi instalasi pengolahan, pemeriksaan kualitas limbah, serta tindak lanjut apabila ditemukan hal-hal yang memerlukan perbaikan.
“RSUD dr. Sayidiman Magetan terus melakukan upaya perbaikan, pemantauan, dan pengawasan terhadap pengelolaan limbah untuk memastikan proses pengolahan berjalan optimal serta memenuhi ketentuan lingkungan yang berlaku,” tegasnya. (Dk)

