SUMENEP NET88.CO — Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo memberikan peringatan keras kepada seluruh pengelola Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang menjalankan program Makan Bergizi Gratis (MBG) agar tidak bermain-main dengan kualitas makanan yang diberikan kepada anak-anak sekolah.
Menurutnya, kualitas makanan dalam program MBG harus benar-benar memenuhi standar gizi dan keamanan pangan yang telah ditetapkan pemerintah. Ia menegaskan, pemerintah daerah tidak akan mentolerir dapur penyedia makanan yang mengabaikan standar tersebut.
“Kami menghimbau kepada seluruh pemilik dapur MBG untuk memperhatikan secara serius kualitas makanan yang diberikan kepada anak-anak kita, sesuai dengan aturan yang sudah disampaikan oleh pemerintah,” tegas Fauzi, Rabu (4/3/2026).
Ia menekankan bahwa program MBG bukan sekadar kegiatan pembagian makanan, melainkan bagian dari upaya besar pemerintah dalam meningkatkan kualitas gizi dan kesehatan generasi muda.
Karena itu, setiap dapur yang tergabung dalam jaringan SPPG wajib memastikan makanan yang disajikan memenuhi standar kebersihan, kandungan gizi, serta proses pengolahan yang aman.
“Program ini menyangkut masa depan anak-anak kita. Jangan sampai ada pihak yang menjalankannya secara asal-asalan atau hanya mengejar keuntungan,” ujarnya.
Fauzi juga mengingatkan bahwa pemerintah daerah melalui dinas terkait akan melakukan pengawasan terhadap operasional dapur MBG di Kabupaten Sumenep. Jika ditemukan pelanggaran atau kualitas makanan yang tidak sesuai standar, maka sanksi tegas akan diberikan kepada pengelola dapur.
Pengawasan tersebut, lanjutnya, dilakukan untuk memastikan program MBG benar-benar memberikan manfaat bagi para siswa, khususnya dalam meningkatkan asupan gizi dan kesehatan anak-anak sekolah di daerah.
“Jika kualitas makanan buruk atau tidak sesuai standar, tentu akan ada sanksi. Program ini harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab,” kata Fauzi.
Pemerintah Kabupaten Sumenep berharap seluruh pengelola dapur SPPG dapat menjalankan program MBG secara profesional dan sesuai regulasi, sehingga tujuan utama meningkatkan kualitas gizi anak-anak dapat tercapai secara maksimal.
Moo/Red

