Bondowoso, NET88.CO – Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, dan Keluarga Berencan a (Dinsos P3AKB) Kabupaten Bondowoso menggelar Pelayanan Keluarga Berencana (KB) Serentak Awal Tahun 2026 di Wilayah Prioritas melalui program Pantau KB. Kegiatan ini berlangsung pada 9–15 Februari 2026 di seluruh fasilitas pelayanan kesehatan pemerintah.
Kepala Dinsos P3AKB Kabupaten Bondowoso, dr. Mohammad Imron, M.M.Kes., mengatakan bahwa program tersebut bertujuan meningkatkan akses dan kualitas layanan KB bagi masyarakat, khususnya pasangan usia subur, sekaligus mendukung pengendalian pertumbuhan penduduk dan pembentukan keluarga berkualitas.
“Pelayanan ini bertujuan meningkatkan akses dan kualitas layanan KB bagi masyarakat, khususnya pasangan usia subur, sekaligus mendukung pengendalian penduduk dan pembentukan keluarga berkualitas,” ujar Imron saat dikonfirmasi, Kamis (12/2/2026).
Ia menjelaskan, Pelayanan dilaksanakan di seluruh puskesmas se Kabupaten Bondowoso dan 10 Praktik Mandiri Bidan (PMB) yang sudah melakukan MoU dengan Dinsos P3AKB.
Adapun target pelayanan sebanyak 4.272 peserta di puskesmas dan 1.217 peserta di PMB.Tahun 2026 ada 55 Fasyankes yg bekerja sama dengan DinsosP3AKB.
Peserta program mayoritas merupakan perempuan usia subur, baik yang belum pernah mengikuti program KB maupun pasangan muda yang ingin menunda kehamilan. Selain memperoleh layanan KB secara gratis, peserta juga mendapatkan bantuan transportasi, konsumsi, serta fasilitas konsultasi dengan tenaga kesehatan.
Imron menegaskan bahwa layanan KB terbuka untuk seluruh lapisan masyarakat tanpa memandang status sosial ekonomi.
“Karena ini memang untuk umum. Baik masyarakat kurang mampu maupun mampu, pelayanan KB pada dasarnya kami gratiskan,” katanya.
Ia juga mengimbau masyarakat yang ingin mengikuti program KB agar menghubungi kader di kelurahan atau desa masing-masing. Menurutnya, pelayanan KB tidak hanya dilakukan secara serentak pada momentum tertentu, tetapi juga dapat diakses di fasilitas kesehatan yang bekerja sama dengan Dinsos P3AKB.
“Bagi masyarakat yang ingin mengikuti program KB, silakan menghubungi kader di wilayah kelurahan atau desa. Pelaksanaannya tidak harus serentak seperti ini, tetapi juga bisa dilakukan di fasilitas kesehatan yang bekerja sama dengan kami,” ujarnya.
Sejumlah fasilitas kesehatan, termasuk klinik, puskesmas pembantu, serta tenaga kesehatan mitra, turut mendukung pelaksanaan program tersebut.
Adapun jenis layanan dalam KB serentak ini meliputi suntik, pil, kondom, implan, IUD, metode operasi wanita (MOW), dan metode operasi pria (MOP).
Melalui kegiatan ini, Pemerintah Kabupaten Bondowoso berharap dapat memperkuat komitmen dalam mengendalikan laju pertumbuhan penduduk sekaligus mewujudkan keluarga yang sehat, sejahtera, dan berkualitas.

