NEWS  

Yeni dan Kusairi Siap Kawal Kasus BUMDESMA Abadi Djaya hingga Tuntas, Meski Mengaku Mendapat Ancaman

SITUBONDO, NET88.CO – Penanganan dugaan penyelewengan pengelolaan BUMDESMA Abadi Djaya LKD Kecamatan Kapongan terus menjadi perhatian publik. Sejumlah pengurus BUMDESMA telah dipanggil penyidik Polres Situbondo untuk dimintai keterangan terkait dugaan persoalan pengelolaan keuangan dan aset lembaga tersebut.

Yeni bersama Kusairi menyatakan siap mengawal proses penanganan perkara ini hingga memperoleh kejelasan hukum. Keduanya menegaskan bahwa langkah tersebut merupakan bentuk kepedulian terhadap keberlangsungan lembaga sekaligus upaya penyelamatan aset BUMDESMA.

Yeni mengungkapkan, dirinya bersama rekan-rekannya telah berjuang membesarkan BUMDESMA sejak awal berdiri. Bahkan, ketika lembaga tersebut belum memiliki aset kantor sendiri, mereka berupaya bersama hingga akhirnya BUMDESMA mampu mempunyai kantor dan aset yang dapat dimanfaatkan untuk kepentingan bersama.

BACA JUGA :
Hebatnya Kinerja Dapur Inti BKPSDM Bondowoso Yang Tergabung Dalam Tim Aquarium

“Saya bersama teman-teman dahulu susah payah membesarkan BUMDESMA. Dari yang awalnya tidak memiliki aset kantor, sampai akhirnya bisa mempunyai aset kantor sendiri. Karena itu, saya tidak ingin apa yang sudah dibangun dengan perjuangan bersama justru tidak terjaga,” ungkap Yeni.
Ia juga menyampaikan bahwa dirinya tidak akan mundur meskipun mengaku pernah menerima sejumlah ancaman setelah mengambil langkah pelaporan.
“Walaupun ada beberapa ancaman setelah saya melaporkan persoalan ini, saya tetap siap. Ini bukan soal kepentingan pribadi, tetapi bagaimana menyelamatkan aset BUMDESMA agar tidak hilang dan pengelolaannya bisa dipertanggungjawabkan,” tegasnya.

Senada dengan Yeni, Kusairi juga menuturkan kesiapannya untuk terus memperjuangkan dan mengawal penyelamatan aset BUMDESMA hingga persoalan tersebut mendapatkan kejelasan.hari saya di mintai keterangan kurang lebih 3 jam ,di mulai jam .09.30-12.30 wib di ruang pitkor memberikan keterangan,
” Saya siap memperjuangkan aset BUMDESMA. Walaupun ada beberapa ancaman, bahkan jika nantinya saya dilaporkan balik, saya tetap siap menghadapi prosesnya sesuai ketentuan hukum. Bagi saya, yang terpenting adalah bagaimana aset BUMDESMA bisa diselamatkan dan dipertanggungjawabkan,” tutur Kusairi.
Keduanya berharap penyidik Polres Situbondo dapat menangani persoalan tersebut secara profesional, transparan, dan sesuai ketentuan hukum yang berlaku. Mereka juga meminta seluruh pihak yang berkaitan dengan pengelolaan BUMDESMA agar memberikan keterangan secara terbuka.

BACA JUGA :
Musisi Sri Lanka–Indonesia Bersatu dalam Lagu “Chosen”

Sementara itu, Direktur BUMDESMA Abadi Djaya LKD, Sucipto, menyampaikan bahwa saat ini pelayanan pencairan kepada anggota sudah mengalami perbaikan.
“Alhamdulillah, sekarang anggota sudah tidak kelabakan lagi untuk menerima pencairan. Kalau sebelumnya pencairan harus menunggu beberapa hari, bahkan terkadang tertunda sampai berbulan-bulan, sekarang kondisi tersebut sudah tidak terjadi lagi,” tutur Sucipto.

BACA JUGA :
Optimalkan Pelayanan Publik, Kapolda Jatim Serahkan Mobil Shuttle Semeru SPKT

Menurutnya, perbaikan pelayanan pencairan tersebut diharapkan dapat memberikan kemudahan bagi anggota serta meningkatkan kepercayaan terhadap pengelolaan BUMDESMA.
Persoalan pengelolaan keuangan dan aset BUMDESMA kini menjadi perhatian berbagai pihak. Masyarakat berharap proses penanganan oleh aparat penegak hukum dapat berjalan secara transparan dan memberikan kepastian hukum.

Aset BUMDESMA merupakan aset bersama yang harus dijaga dan dipertanggungjawabkan. Bukan untuk kepentingan pribadi maupun kelompok tertentu.

Penulis : Sdk

error: Content is protected !!