Berita  

Warga Jl Ghazali Pamekasan, Kakak Beradik Tewas Terseret Arus Sungai

Pamekasan,NET88.CO

Dua anak kakak beradik asal warga Jalan Ghazali, Kelurahan Jungcangcang Kecamatan Kota Pamekasan tewas terseret arus sungai.

Dua bersaudara terpeleset dan jatuh di sungai samping rumahnya di Jalan Ghazali RT 01/RW 04 Kelurahan Jungcangcang Pamekasan pada Selasa (29/11/2022).

Kejadian itu dibenarkan oleh Kapolsek Kota, AKP Tugiman bahwa kedua anak kakak beradik tewas lantaran terseret arus sungai deras di samping rumahnya.

” Dua anak kakak beradik yang menjadi korban terseretnya arus sungai bernama
Moh. Bilal 8 tahun dan Maulana Yusuf 5 tahun,” Katanya Kapolsek Kota.

Awalnya, sekitar pukul 10.00 wib dua anak kakak beradik MB 8 tahun dan MY 5 tahun bermain di rumah temannya di samping sungai. Kemudian MB mengajak temannya dan adiknya (MY) bermain ke sungai itu, berselang waktu tiba tiba sang adik terseret arus sungai. Melihat sang adik terseret arus sungai MB berusaha menolong sang adik dari arus itu, namun MB tak mengenali medan sungai itu serta tak bisa berenang akhirnya ikut tenggelam ke arus sungai itu, Ujarnya AKP Tugiman Kapolsek Kota.

BACA JUGA :  Bangun Sinergitas APH, Plt Kalapas Narkotika Kelas IIA Pamekasan Laksanakan Safari

” MB saat melihat adiknya terseret arus sungai dan MY menolong adiknya namun keduanya malah ikut terseret arus deras sungai,Ucapnya AKP Tugiman.

Melihat kedua temannya terseret arus sungai, temannya berlari dan menceritakan kalau MB dan MY terseret arus sungai, mendengar cerita itu warga setempat bergegas melaporkan kejadian itu ke Polsek Kota dan petugas BPBD Pamekasan.

Usai mendengar kabar itu warga warga langsung mencari kedua anak tersebut dengan menyisir medan sekitar sungai itu,Tambahnya.

BACA JUGA :  Mayat Perempuan Tanpa Identitas Ditemukan di Pantai Desa Sokarame Pesisir

Sementara itu, Kasi Analis Kebencanaan Muda BPBD Pamekasan, Budi Cahyono
menjelaskan saat menerima laporan di pos terpadu adanya anak tenggelam, Tim gabungan TNI-Polri, TRC BPBD, Relawan dan PMI bergegas ke lokasi.

“Setibanya Tim gabungan di lokasi satu bocah telah ditemukan oleh warga, kemudian Tim melakukan pencarian satu korban yang masih terseret arus sungai dan akhirnya yang kedua korban dapat ditemukan,dekat jembatan dan korban saat itu ditemukan nyangkut di ranting bambu,”Jelasnya Budi.

Menurut Budi, adiknya ditemukan duluan oleh masyarakat dan selanjutnya di bawa ke rumah sakit, tidak berselang lama kakaknya di temukan dan langsung di bawa ke rumah sakit.

” Sang adik ditemukan sekitar 200 meter dari lokasi bermain, sedangkan sang kakak di temukan dengan jarak ± 300 meter dari lokasi mereka bermain,Urainya.

BACA JUGA :  18 Remaja Dibina, Sekjen Rumah PPAI Apresiasi Plt Kapolresta Pati dan Kapolsek Sukolilo

Sebelumnya satu korban ditemukan oleh warga langsung dilarikan ke RSUD Smart Pamekasan, namun ditengah jalan korban tidak dapat tertolong sementara kakak korban meninggal dunia dilokasi, tambahnya.

Keduanya sudah di bawa ke rumah duka dengan di bawa Ambulans FRPB dan PMI Pamekasan,” ucap Kasi Analis Kebencanaan Muda BPBD Pamekasan, Budi Cahyono

Saat proses evakuasi, Budi mengaku menerjunkan 20 personil gabungan yang terdiri dari BPBD, FRPB, PMI TNI, Polri dan ditambah masyarakat.

“Dalam proses pencarian korban sedari pukul 11.00 wib sampai11.30 wib,” ungkapnya.

Sayangnya, mereka berdua tidak tertolong dan dinyatakan sudah meninggal oleh pihak rumah sakit,Pungkasnya.(darwis/dewa)