SUMENEP NET88.CO – Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Sumenep Dungkek Jadung, yang berada di bawah naungan Yayasan Tarbiyatus Syibyan, kini resmi disuspend oleh Badan Gizi Nasional (BGN). Suspend atau penangguhan sementara ini berarti dapur tersebut tidak diperbolehkan beroperasi sampai ada evaluasi menyeluruh terkait dugaan pelanggaran standar operasional dan kualitas makanan yang disalurkan ke siswa.
Keputusan BGN ini muncul setelah publik dihebohkan dengan foto menu Makan Bergizi (MBG) yang diterima siswa salah satu SD di wilayah Dungkek. Dalam foto terlihat sayur yang diduga berulat dan porsi makanan yang sangat minim, sehingga menu tersebut dinilai tidak layak konsumsi dan diduga terjadi mark up anggaran. Dugaan ini menimbulkan kekecewaan besar dari wali murid maupun masyarakat, yang mempertanyakan integritas pengelolaan dana program MBG.
Net88.co sebelumnya telah gencar memberitakan dugaan pelanggaran ini, menyoroti ketidaksesuaian antara menu yang diterima siswa dan anggaran yang dialokasikan. Upaya pemberitaan ini membuahkan hasil: BGN turun tangan langsung, menegaskan bahwa dapur yang melanggar standar harus ditangguhkan sementara sampai ada perbaikan.
Status suspend SPPG Jadung Dungkek menjadi peringatan keras bagi seluruh dapur SPPG di Jawa Timur. Program MBG, yang seharusnya fokus pada pemenuhan gizi anak sekolah, tidak boleh disalahgunakan. Pelanggaran seperti ini, selain merugikan anak-anak, juga mencoreng kepercayaan masyarakat terhadap program pemerintah dan pengelola yayasan.
Hingga berita ini diterbitkan, pihak pengelola Yayasan Tarbiyatus Syibyan belum memberikan klarifikasi resmi terkait status suspend. Sementara itu, masyarakat dan wali murid menuntut transparansi penuh, audit menyeluruh, dan kepastian waktu kapan dapur ini bisa kembali beroperasi, agar anak-anak tidak terus menjadi korban kelalaian dalam pemenuhan gizi.
Kasus ini menjadi pengingat bahwa pengawasan ketat dan akuntabilitas dalam program MBG mutlak diperlukan. Suspend dari BGN diharapkan menjadi momentum perbaikan, sekaligus memastikan bahwa semua dapur SPPG di Sumenep beroperasi sesuai standar kesehatan, kebersihan, dan kualitas gizi.
Moo/Red

