Seumur Jagung, Bangunan Masjid di RSUD dr. Koesnadi Bondowoso Sudah Mengalami Kebocoran

Bondowoso||Net88

Masjid AR-Rahmah yang berada di area RSUD dr. Koesnadi Bondowoso dimana dalam pembangunanya melalui anggaran negara tahun anggaran 2021 melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang dengan nilai Pagu Rp. 911.400.000 dan diresmikan langsung oleh Bupati Bondowoso pada Tanggal 14 Januari 2022 ternyata tidak sesuai dengan harapan.

Pasalnya pembangunan tempat ibadah yang bertujuan untuk mempermudah warga yang sedang berada di lingkungan RSUD dr Koesnadi Bondowoso untuk melaksanakan ibadah, khususnya shalat fardhu lima waktu dan shalat Jumat tersebut dikeluhkan masyarakat dan takmir masjid karena mengalami kebocoran.

BACA JUGA :  Bupati Pamekasan Resmikan Tampilan Baru Gedung Rumah Sakit dan Launching Logo RSUD dr. H. Slamet Martodirdjo

Seperti halnya surat pemberitahuan dan permohonan maaf yang dipampang oleh Takmir Masjid dan menjelaskan bahwa area bagian dalam Masjid mengalami kebocoran. Padahal sudah 2 kali dibetulkan namun belum berhasil.

BACA JUGA :  Lapas Narkotika Kelas II A Pamekasan Gelar Upacara Sumpah Pemuda

Hal tersebut membuat warga sekitar bertanya tanya dan menyesalkan kontruksi pembangunan masjid yang menggunakan uang negara tersebut, “Dananya besar tetapi hasilnya sangat mengecewakan. Lantas dimana fungsi pengawasan dan perencanaan yang dilakukan oleh Dinas, kalau tetap membiarkan dan menerima hasil pekerjaan yang tidak sesuai,” ujar salah satu warga sekitar.

BACA JUGA :  "Paritrana Award", Apresiasi BPJS Naker dan Bukti Hadirnya Pemerintah untuk Rakyat

Untuk diketahui, pembangunan Masjid tersebut disamping menghabiskan anggaran Rp. 911.400.000,00 juga terdiri dari PENGAWASAN TEKNIS MASJID RSUD Dr. H. Koesnadi Bondowoso sebesar Rp. 27.440.000 dan PERENCANAAN TEKNIS MASJID RSUD Dr. H. Koesnadi Bondowoso sebesar Rp. 41.160.000,00.

Penulis : Jnd