Berita  

Pupuk Organik Shakti Koperasi “Kraton Langit” Solusi Akan Ketergantungan Pupuk kimia

SUMENEP, NET88 – Untuk mendukung keberlangsungan dan membantu program pemerintah akan ketahanan pangan dan ketergantungan petani akan pupuk kimia koperasi tani “Keraton Langit” desa lebeng barat kecamatan Pasongsongan Sumenep Madura mengembangkan pupuk organik cair yang dinamakan pupuk organik “Shakti”.

Kiai Abdul Adzim ketua koperasi tani keraton langit mengatakan salah satu terobosan kami dengan mengembangkan serum pupuk organik “SHAKTI” dibuat tidak mempergunakan kimia sintetik yang dapat merusak unsur hara tanah dan mengurangi akan ketergantungan pada pupuk kimia jelas Adim.

Pupuk “SHAKTI” ini dibuat yang diawali pada uji coba dalam tanaman bawang merah uplannd Bawang merah varietas rubaru yang biasannya hasil panen 7 sampai 8 ton per hektar dengan menggunakan organik shakti yg di kembangkan oleh koperasi produsen tani keraton langit, mampu menghasilkan 19,6 ton per hektar .
Peningkatan hasil pertanian petani yang beralih mengaplikasikan pupuk cair SHAKTI melaporkan hasil panennya jelas adzim.

BACA JUGA :  Silaturahmi dan Pererat Persaudaraan, Alumni SMP N V Pamekasan Agendakan Reuni Temu Kangen

Pupuk cair ahati ini diberikan secara gratis kepada petani upland bawang merah sebagai bentuk mendukung upland projek. Pupuk ini lebih mudah dipalikasikan daripada pupuk padat cukup menyemprotkan ke media tanam pakai air irigasi penghematan biaya jangka panjang karena ramah lingkungan dan tidak merusak tanah

BACA JUGA :  Bupati Sampang Sambut Langsung Kunjungan Bappenas Regional I

Saya berharap ada kawalan khusus dari upland projek ,fasilitator desa, DKPP Sumenep, para tenaga ahli kementan dan konsultan untuk mematenkan produk pupuk organik “SHAKTI” ini supaya dapat meringankan petani dari pembiayaan dan ketergantungan akan pupuk kimia tutup adim.

BACA JUGA :  Wujudkan Mudik Aman, Satlantas Polresta Pati Uji Ramp Check Bus

Moo/Tim

vvvv