Berita  

Puluhan Ribu Warga Pendukung Datangi Rumah Suwadak Bakacades Kedawung Wetan, Ada Apa…!

Pasuruan, NET88.CO – Setelah terjadinya pengunduran diri oleh bacakades kedawung wetan Muji Slamet yang membuat pilkades serentak di desa kedawung Wetan ditunda. (09/09/23).

Atas ditundanya pilkades sertak didesa kedawung wetan dikarenakan dari salah satu bacakades ada yang mengundurkan diri, akhirnya berdampak terhadap para pendukung bacakades Suwadak melakukan protes dengan mendatangi rumah Suwadak sambil berteriak – teriak ” Pilkades 2023 di Desa kedawung wetan tetap dilaksanakan dan dilanjutkan.

Aksi Protes yang dilaksanakan didepan rumah bacakades Suwadak dan di 3 (tiga) dusun, yaitu dusun Krawan , dusun Buntalan dan dusun Kajar Kuning , melalui perwakilan masing- masing menyampaikan aspirasinya dengan penadatanganan surat pernyataan yang di tulis oleh para pendukung Suwadak bacakades.

BACA JUGA :  Simeulue Kembali Dilanda Kebakaran, Enam Kios Hangus Dilalap Api

Dalam isi surat pernyataan tersbut menyampaikan “Pelaksananan pilkades di desa Kedawung wetan harus tetap dilakasankan dan dilanjutkan. karena di Desa kedawung wetan butuh sosok seorang pemimpin yang bijakasana , merakyat , peduli terhadap rakyatnya.

Seperti yang disampaikan dari ketiga dusun yang saat itu sedang melakukan aksi protes didusunya masing- masing melalui Suparno selaku perwakilan warga menyampaikan.

“Kami warga Desa Kedawung wetan kecamatan Grati berharap pelaksanaan pilkades di desa kami harus tetap dilaksanakan dan dilanjutkan karena desa kami membutuhkan seorang bapak sebagai pemimpin di pemerintahan desa kami dan kami butuh sosok pemimpin yang bijaksana, merakyat dan mengedepankan kepentingan warganya.” Harapan warga dalam aksi protesnya melalui salah satu perwakilan Suparno.

BACA JUGA :  Kapolda Kalsel Serahkan 10 Unit Rumah ke Warga

Ruwani salah satu warga dusun kajar kuning Desa kedawung wetan kecamatan Grati menanggapi permasalahan yang terjadi di Desanya sangat mengapresiasi apa yang telah dilakukan warga dengan melakukan aksi protes meminta kepada panitia pilkades untuk tetap melanjutkan pemilihan kepala Desa dilaksanakan.

” Saya mengapresiasi dan mendukung apa yang menjadi keinginan warga bahwa pelaksanan pilkades harus dilksanakan dan kepada Panitia Pilkades 2023 untuk lebih bijaksana dan segera mengevaluasi permasalahan yang telah terjadi, seperti yang disampaikan oleh bacakades yang mengundurkan diri dalam surat pernyataannyaa yang beralasan pihak keluarga tidak setuju itu alasan yang tidak masuk akal.” Jelas Ruwani.

BACA JUGA :  Polresta Pati Deklarasikan Pembangunan Zona Integritas

Masih lanjut Ruawni ” Kenapa kok tidak dari awal- awal alasan itu di sampaikan ke panitia, Anehnya lagi kok alasan itu disampaikannya setelah semua dijalani dan sudah di lakukan melalui tahapan – tahapan sampai ke tahapan penetapan, Kok ujuk- ujuk Bacakades menyodorkan surat pernyataan pengunduran diri. Ini yang perlu digaris bawahi.” Ungkap Ruwani. (red).

vvvv