SUMENEP NET88.CO — Sejumlah warga di Kabupaten Sumenep menyampaikan keprihatinan atas dugaan maraknya aktivitas prostitusi daring yang disebut berlangsung secara terselubung di beberapa penginapan dan rumah kos. Aktivitas tersebut dinilai meresahkan karena diduga memanfaatkan platform digital dan berlangsung tertutup.
Menurut keterangan warga, beberapa lokasi yang kerap menjadi perhatian antara lain Hotel Wijaya 1, Hotel Wijaya 2, Hotel Kangen, Hotel Kaberaz, hotel bagraf serta rumah kos Mosleh , rumah kos Riski dan eks lokalisasi Genteng Biru, Kecamatan Saronggi. Warga menduga tempat-tempat tersebut sesekali dimanfaatkan oleh oknum tertentu untuk aktivitas yang menyimpang dari fungsi usaha penginapan.
“Polanya tidak seperti dulu. Sekarang lebih tertutup dan terkesan rapi. Kami menduga ada pemanfaatan aplikasi daring untuk menghubungkan pengguna jasa,” ujar seorang warga yang meminta identitasnya tidak dipublikasikan.
Warga menilai, aktivitas keluar-masuk tamu pada jam-jam tertentu menimbulkan kekhawatiran, terutama bagi masyarakat sekitar yang menginginkan lingkungan tetap kondusif dan sesuai dengan norma sosial setempat.
Aktivitas yang dikeluhkan warga tersebut dinilai berpotensi bertentangan dengan Peraturan Daerah Kabupaten Sumenep tentang Ketertiban Umum dan Ketenteraman Masyarakat. Dalam ketentuan tersebut ditegaskan bahwa setiap orang maupun badan usaha dilarang melakukan, memfasilitasi, atau membiarkan perbuatan yang mengganggu ketertiban umum dan kesusilaan.
Selain itu, pengelola hotel dan rumah kos juga memiliki kewajiban menjaga fungsi usaha sesuai dengan izin yang diberikan serta mencegah penyalahgunaan tempat usaha untuk aktivitas yang melanggar norma hukum dan sosial.
Atas kondisi tersebut, warga berharap Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Sumenep dapat meningkatkan pengawasan dan melakukan penertiban secara proporsional apabila ditemukan indikasi pelanggaran. Penegakan aturan dinilai penting untuk menjaga ketertiban umum dan kenyamanan masyarakat.
Satpol PP Kabupaten Sumenep
Kepala Bidang Ketenteraman dan Ketertiban Umum (Trantibum) Satpol PP Sumenep Fajar Santoso dihubungi lewat wa menjawab” Langsung ketemu saja pak jangan lewat wa ” jelasnya
Moo/Red

