NEWS  

Penilaian Lomba Gapura dan Kebersihan Lingkungan HUT Kabupaten Jombang Ke 112 Diduga Tidak Transparan

Jombang,Net88.co
Seluruh rangkaian untuk meramaikan Hari Ulang Tahun Kabupaten Jombang ke 112 berbagai Lomba A hingga Z digelar oleh Pemerintah Kabupaten Jombang,termasuk Lomba Keindahan Gapura dan Kebersihan Lingkungan tingkat Kabupaten dari Tanggal 1-29 Oktober 2022.

Lomba Keindahan Gapura dan Kebersihan Lingkungan tingkat Kabupaten yang di ikuti oleh 21Desa yang di tunjuk untuk mewakili masing-masing Kecamatan
Kritria yang menjadi penilaian untuk mengikuti lomba Keindahan Gapura dan Kebersihan Lingkungan mencakup beberapa kritria diantaranya.

Untuk Katagori Keindahan Gapura dengan membuat Vidio berdurasi sekitar 4 menit baik kondisi di siang maupun malam meliputi/menggambarkan partisipasi Masyarakat dan Gotong royong.

2. Menghias jumlah gapura yang ada.

3 Cara pengelolaan sampah serta kreativitas dari masyarakat.

Dan Untuk Katagori Kebersihan Lingkungan meliputi :

BACA JUGA :  Kasus SPPD DPRK Simeulue Tak Kunjung Diproses, Faji Amin : Sebut Kartu Kuning Kepada Kejari Simeulue

1.Kebersihan Lingkungan permukiman dengan meliputi aspek, kebersihan sarana publik,Kesehatan dan perumahan,

2.Kebersihan Lingkungan Kantor Desa dan pelayanan publik dan kualitas di lingkungan kerja

Dari hasil yang di umumkan oleh tim juri penilai dari Instansi maupun Tim Independen yang meraih juara 1,2,3 bahkan sebagai juara harapan”,menurut beberapa Kepala Desa baik yang di tunjuk atau tidak untuk mewakili tingkat Kecamatan dalam Lomba Keindahan Gapura dan Kebersihan Lingkungan di tingkat Kabupaten banyak menuai dugaan yang tidak sesuai dengan kritria atau bisa di bilang hanya permainan semata,semestinya petunjuk dari pelaksanaan lomba di jadikan sebagai dasar penilaian,akan tetapi malah sebaliknya itu hanya di jadikan sebagai simbol belaka/tulisan saja
“Hal senada juga di sampaikan oleh Khoirul Anam Kepala Desa Ngelele Kecamatan Sumobito,beliau sangat kecewa bukan tidak meraih juara,tapi sebaliknya kecewa dari Tim juri penilai lomba,pasalnya sebelum tim juri turun/sidak di lapang untuk menilai seluruh peserta lomba di haruskan membuat dokumentasi kegiatan terlebih dulu untuk di kirim ke tim juri sehingga antara dokumentasi dan di lapang benar adanya,tetapi kenyataan yang di dokumentasi oleh salah satu peserta sangat jauh berbeda dari yang ada dilapang,pasalnya di saat tim juri sidak guna melakukan penilaian itu di ketahui masih melakukan paroh persiapan”,tapi itu aneh bisa masuk nominal !!
“Lanjut Khoirul Anam,apa yang menjadi dasar kritria penilaian dalam lomba Keindahan Gapura dan Kebersihan Lingkungan rangkaian dari menyambut H U T Kabupaten Jombang ke 112 beliau menggangap ini sudah tidak berjalan sesuai dengan harapan seluruh peserta lomba yang di tunjuk/wakil masing-masing Kecamatan,serta sangat di kecewakan pasalnya tim juri penilai ada dugaan yang tidak fair/ trasparan dalam melakukan penilaian dari seluruh peserta masuk menjadi nominal dan layak meraih juara
“Untuk itu kami atas nama Pemerintah Desa Ngelele,BPD,serta atas nama seluruh warga,dengan hasil lomba yang di sampaikan oleh tim juri dari Instansi atau tim Independen itu sangat mengecwakan karena ini ada dugaan ketidak transparanan dalam menilai dari seluruh peserta lomba,yang seharusnya di pandang layak meraih juara,justru sebaliknya yang tidak layak bisa meraih juara,tambah Khoirul Anam Kepala Desa Ngelele,(Jon)