NEWS  

Kapus Kapongan Angkat Bicara Perbedaan Diagnosa Puskesmas dan RS Elizabet

Situbondo, NET88.CO – Menanggapi beredarnya informasi yang menimbulkan kesalahpahaman di masyarakat terkait perbedaan hasil pemeriksaan, Kepala Puskesmas Kapongan, dr. Herman memberikan penjelasan secara terbuka.

“Saya selaku Kepala Puskesmas Kapongan ingin menjelaskan, perbedaan diagnosa antara Puskesmas dan Rumah Sakit Elizabet adalah hal yang wajar. Puskesmas melakukan pemeriksaan awal sesuai kemampuan tingkat pertama, sedangkan rumah sakit memiliki alat dan fasilitas yang lebih lengkap untuk pemeriksaan mendalam,” ujar dr. Herman.

Ia juga meluruskan soal dokumen yang dibawa pasien.

“Dokumen yang dibawa pasien adalah SKDP, untuk buat surat rujukan yang harus diikuti sepenuhnya. Kami telah melayani sesuai prosedur yang berlaku.”

BACA JUGA :
Keluarga Laporkan Anak Perempuan Hilang, Status KTP dan Permohonan Wali Adhol Jadi Sorotan

Lebih lanjut, dr. Herman menyayangkan informasi yang beredar dapat menimbulkan penilaian negatif.

“Kami sangat menyayangkan jika hal ini disampaikan seolah ada kesalahan, sehingga menurunkan kepercayaan masyarakat. Kami siap berdiskusi secara baik jika ada hal yang belum jelas, agar tidak terjadi kesalahpahaman. Padahal dokter umum kami sudah layani dengan baik sesuai hasil pemeriksaan,” tegasnya.

Dokter umum puskesmas kapongan menuturkan dari hasil pemeriksaan awal saya belum memberikan surat rujukan karena bisa di layani di fat kes pertama, memang ada benjolan ada aterum dan pasien pun mengakui dia punya penyakit aterum dan dia lihat diagnosa pakai BPJS dan saya jelaskan selefel aterum tidak ada indikasi atau keradangan itu tidak terkafer di BPJS, jadi tidak bisa di rujuk bahkan Pasien bilang takut kalau periksa ke perawat atau ke pak mantri karena ada informasi tetangganya mempunyai penyakit yang sama tidak sembuh. Dan karena pasien takut akhirnya saya arahkan ke klinik swata Talkandang kalau ada benjolan kecil sering di lakukan di sana akhirnya pasien pulang.

BACA JUGA :
KPU Gelar Rapat Pleno Terbuka Tahap Awal Perhitungan Suara Perolehan 4 Kecamatan

Dan pasien datang lagi ke puskesmas setelah satu hari dia Bawa skdp dari Elizabeth tetapi dia pakai umum, tidak pakai BPJS waktu periksa di Elizabeth hasilnya Malik nah karena dia bawa skdp hasilnya seperti itu akhirnya saya buatkan surat rujukan langsung dan saya kasihkan surat itu,

BACA JUGA :
Mulkan SH MH Bupati Bangka Membuka Bimtek OSS RBA dan LKPM

Sementara Humas Elizabeth membenarkan adanya pasien yang di oprasi warga gebangan itupun ada rujukan dari puskesmas kapongan,dan memang hasil diagnosa dari dokter spesialis segera di oprasi, karena memang beda kalau di puskesmas pakai dokter umum kalau di sini kan hasil pemeriksaan dokter spesialis. Karena pasien mengalami penyakit itu sudah 10 tahun akhir di oprasi tetapi pasien sudah pulang,” ujar Humas Elizabeth,

Sebagai penutup, ia berharap masyarakat dapat memahami alur pelayanan kesehatan yang berlaku dan tidak mudah menyebarkan informasi yang belum terverifikasi.

error: Content is protected !!