Berita  

Ikrar Netralitas Pegawai dan Penandatanganan Pakta Integritas Langkah Lapas Narkotika Kelas II A Pamekasan Ciptakan Pemilu Yang Netral, Objektif dan Akuntabel

Pamekasan||Net88
Kontestasi politik pada pemilihan umum di tahun 2024 tengah hangat dibahas diberbagai ruang publik.

Beberapa partai politik yang terpantau di media massa telah mendeklarasikan mengusung calonnya.

Dalam rangka mewujudkan penyelenggaraan Pemilihan Umum (Pemilu) dan Pemilihan yang netral, objektif dan akuntabel, Lapas Narkotika Kelas IIA Pamekasan, Kanwil Kemenkumham Jatim melaksanakan kegiatan Ikrar Netralitas Pegawai sekaligus penandatanganan Pakta Integritas. Kamis pagi, (20/10/2022).

Kegiatan yang dirangkai dengan pelaksanaan apel pegawai yang merupakan salah satu bentuk pembinaan netralitas pegawai. Bertempat di halaman depan Gedung Utama Lapas Narkotika Kelas IIA Pamekasan.

BACA JUGA :  Pembukaan rangkaian giat 1 Abad, PCNU Situbondo Gelar Pawai Ta’aruf Dari Pendopo ke Kantor PCNU

Di kegiatan apel pegawai dihadiri oleh Kalapas Narkotika Kelas IIA Pamekasan, Yan Rusmanto dan seluruh pegawai Lapas Narkotika Kelas IIA Pamekasan.

Kegiatan ini sebagai tindak lanjut dari surat Edaran Sekretaris Jenderal Nomor : SEK-14.KP.05.02 TAHUN 2022 tentang Pembinaan dan Pengawasan Netralitas Pegawai di Lingkungan Kementerian Hukum dan HAM dalam Penyelenggaraan Pemilihan Umum.

Dalam arahannya Kalapas Narkotika Kelas IIA Pamekasan, Yan Rusmanto menyampaikan bahwa pemilihan umum (PEMILU) merupakan tahapan proses yang perlu diantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan mulai dari sebelum pelaksanaan pemilu, saat pelaksanaan pemilu, dan setelah pelaksanaan pemilu.

BACA JUGA :  Program Rehabilitasi, Pramuka dan Pelatihan Kemandirian Tahap II Ditutup Langsung Kalapas Narkotika Kelas II A Pamekasan

“Mari kita realisasikan pernyataan Netralitas ini dengan menghindari hal-hal berkaitan politik praktis seperti ikut dalam kegiatan politik yang berhubungan langsung dengan perjuangan merebut dan mempertahankan kekuasaan politik, ataupun hal-hal berkaitan politik uang, memihak salah satu golongan partai apapun yang telah kita Ikrarkan. Netralitas Pegawai dalam Pemilu ini bukan hanya bagi Pegawai Lapas Narkotika Kelas IIA Pamekasan, namun di seluruh ASN wajib bersikap netral dalam Pemilu nanti,” Ujarnya Kalapas.

Kata Yan sapaan akrabnya Kalapas Narkotika Kelas II A Pamekasan menambahkan,” Ikrar ini penting bagi setiap petugas untuk memahami setiap poin dari ikrar yang telah dibacakan”.

BACA JUGA :  Musnahkan Narkoba Jaringan Internasional Senilai Rp 131 Miliar

“Prinsip netralitas harus dimulai dari diri sendiri, dan harus tetap saling menjaga dan mengingatkan rekan untuk menjaga netralitas demi kesuksesan Pemilu dan Pemilihan Tahun 2024,” ajaknya.

Diakhir sambutannya Kalapas berpesan kepada pejabat Struktural untuk memfasilitasi Warga Binaan Pemasyarakatan agar dapat menggunakan hak pilihnya dalam kontestasi politik nantinya.

“Koordinasikan dengan KPU untuk menyediakan sarana dan prasarana pendukung dalam penyelenggaraan pemilihan di dalam Lapas. Pastikan WBP diberikan hak memilih sesuai dengan pilihannya,” pungkasnya.(ndri/dewa)