SITUBONDO, NET88.CO – Kepedulian terhadap sesama di tengah bencana kembali ditunjukkan oleh elemen masyarakat di Kabupaten Situbondo. Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Garda Sakera bergerak cepat menyalurkan bantuan logistik dalam jumlah besar untuk meringankan beban warga yang terdampak musibah banjir di wilayah tersebut.Kamis ( 12/03/2026 )
Langkah nyata ini mendapat apresiasi langsung dari Bupati Situbondo, Yusuf Rio Wahyu Prayogo, atau yang akrab disapa Mas Rio. Menurutnya, inisiatif yang diambil oleh Garda Sakera merupakan potret ideal bagaimana organisasi kemasyarakatan seharusnya berfungsi.
Dalam keterangannya, Mas Rio menegaskan bahwa kontribusi ini adalah contoh nyata sinergi yang apik antara organisasi non-pemerintah dengan pemerintah daerah dalam merespons kedaruratan.
“Ini adalah contoh LSM yang ‘naik kelas’. Mereka mampu mengakomodir kepentingan masyarakat dengan aksi nyata,” ujar Mas Rio saat meninjau penyaluran bantuan. Ia menambahkan bahwa peran aktif seperti ini sangat membantu pemerintah dalam mempercepat distribusi bantuan kepada mereka yang paling membutuhkan.
Pembina LSM Garda Sakera, Syaiful Bahari, menjelaskan bahwa aksi ini didasari oleh keinginan tulus untuk meringankan beban pemerintah daerah sekaligus membantu warga yang sedang tertimpa musibah. Tidak main-main, bantuan yang disalurkan mencakup kebutuhan pokok dalam jumlah signifikan, di antaranya:
- 1 Ton Beras
- 75 Bal Mie Keriting
- 1.000 Butir Telur
- 7 Bal Minyak Goreng
- 100 Dus Air Mineral
Syaiful mengungkapkan bahwa bantuan ini merupakan hasil kolaborasi dari berbagai pihak. Selain swadaya dari anggota Garda Sakera dan perusahaan yang dipimpinnya, dukungan juga datang dari berbagai elemen masyarakat.
“Bantuan ini berasal dari anggota kami, donatur dari kalangan ASN, pengusaha, kepala desa, hingga sahabat saya dari Jombang. Kami ingin hadir untuk sedikit mengurangi beban saudara-saudara kita yang sekarang sedang tertimpa musibah,” ungkap Syaiful.
Melalui aksi ini, Garda Sakera berharap agar kondisi masyarakat terdampak banjir segera pulih. Gerakan ini juga diharapkan menjadi pemantik bagi kelompok masyarakat lainnya untuk terus mengedepankan nilai-nilai solidaritas dalam menghadapi tantangan bencana di masa depan.
Dyt

