NEWS  

Publik Soroti Seleksi Dirut PT Sumekar, Badrul Akhmadi Dinilai Paling Siap Benahi Perusahaan yang Terus Merugi

SUMENEP, NET88.CO – Proses seleksi calon Direktur Utama PT Sumekar terus menjadi perhatian publik. Perusahaan daerah milik Pemerintah Kabupaten Sumenep yang bergerak di sektor pelayaran antar pulau itu kini tengah menghadapi sorotan tajam akibat kondisi perusahaan yang dinilai terus dirundung kerugian dalam beberapa tahun terakhir.

Empat nama yang dinyatakan lolos hasil seleksi administrasi calon Direktur Utama PT Sumekar yakni Badrul Akhmadi, Hamsuri, Khairil Idaqa’, dan Sugeng Haryadi. Keempat kandidat tersebut akan mengikuti tahapan lanjutan berupa Uji Kelayakan dan Kepatutan (UKK).

Plt. Direktur Utama PT Sumekar, Mohammad Romli, membenarkan bahwa proses seleksi saat ini telah memasuki tahapan UKK yang dijadwalkan berlangsung pada 12–13 Mei mendatang.

BACA JUGA :
Adm Bondowoso Hadiri Penandatanganan MoU Antara Perhutani Jatim dan Kejati Jatim

“Proses seleksi saat ini masuk tahapan UKK yang akan dilaksanakan tanggal 12 sampai 13 Mei,” ujar Mohammad Romli.

Persyaratan dalam seleksi tersebut juga dinilai cukup ketat. Salah satu syarat utama calon Direktur Utama PT Sumekar yakni minimal pernah memimpin sebuah lembaga pemerintahan maupun lembaga resmi selama lima tahun. Ketentuan itu dinilai menjadi tolok ukur penting dalam melihat kapasitas kepemimpinan para kandidat.

Dari persyaratan tersebut, publik menilai hanya nama Badrul Akhmadi yang dianggap paling memenuhi kriteria dan pantas memimpin PT Sumekar. Penilaian itu muncul lantaran Badrul Akhmadi pernah memimpin Komisi Informasi Kabupaten Sumenep selama satu periode.

Pengalaman tersebut dinilai menjadi modal penting dalam membangun tata kelola perusahaan yang lebih profesional, transparan, dan akuntabel di tengah kondisi PT Sumekar yang selama ini terus diterpa persoalan kerugian.

BACA JUGA :
JIMAD SAKTEH Nomor Urut 2, Simbol Keberuntungan dan Kemenangan

Di tengah kondisi PT Sumekar yang dinilai membutuhkan perubahan besar, publik mulai membandingkan kapasitas para kandidat yang lolos seleksi. Dari empat nama tersebut, sosok Badrul Akhmadi disebut-sebut paling siap dan layak memimpin perusahaan daerah tersebut.

Sejumlah kalangan menilai PT Sumekar tidak cukup hanya dipimpin figur administratif, melainkan membutuhkan pemimpin yang memiliki keberanian melakukan pembenahan menyeluruh, terutama dalam manajemen pelayanan pelayaran antar pulau yang selama ini kerap menuai kritik.

“PT Sumekar saat ini butuh figur yang punya kemampuan manajerial dan memahami tata kelola yang transparan. Dari nama-nama yang muncul, Badrul Akhmadi dinilai paling siap,” ujar salah satu tokoh masyarakat di Sumenep.

BACA JUGA :
Klarifikasi Kepala UPTD BLK Simeulue, Terkait adanya Lowongan Kerja adalah Modus Penipuan

Kondisi PT Sumekar sendiri selama ini menjadi perhatian publik lantaran perusahaan daerah tersebut dinilai belum mampu memberikan kontribusi maksimal terhadap pendapatan daerah. Bahkan, kerugian yang terus membayangi perusahaan membuat masyarakat berharap proses seleksi kali ini benar-benar menghasilkan pemimpin yang mampu membawa perubahan nyata.

Masyarakat kini menunggu hasil Uji Kelayakan dan Kepatutan yang akan menjadi penentu siapa sosok yang nantinya dipercaya memimpin PT Sumekar di tengah tantangan besar sektor pelayaran antar pulau di Kabupaten Sumenep.

Moo/Red

error: Content is protected !!