PAMEKASAN, NET88.CO – Kunjungan Wakil Gubernur Jawa Timur ke Pamekasan berlangsung super produktif!
Usai upacara ziarah makam dalam rangka Hari Jadi Provinsi Jatim di makam Raden Panji Soemodrono, Wagub awalnya niat silaturahmi dengan Bupati. Ternyata, Bupati langsung beri ruang diskusi dengan seluruh jajaran. Hasilnya? Sinergi makin kencang!
3 SEKTOR JADI SOROTAN UTAMA:
1. INFRASTRUKTUR: NORMALISASI SUNGAI DIGESEK MUMPUNG KEMARAU
Kadis PU laporkan progres normalisasi sungai di Pamekasan. Wagub tegaskan, musim kering ini justru waktu emas berbenah. Jika musim hujan tiba, normalisasi tak bisa dilakukan.
2. PENANGANAN BENCANA: KEKERINGAN DIKAWAL PROVINSI
Koordinasi BPBD Kabupaten dan Provinsi sudah on-track. Wagub apresiasi APBD Pamekasan untuk bantuan air bersih. Untuk Oktober-November, Provinsi Jatim siap back-up penuh dan dikawal langsung Gubernur dan BPBD Jatim.
Untuk pertanian, tembakau dan garam justru berpotensi panen bagus karena cuaca. Namun jika ada tanaman pangan gagal panen, Wagub minta segera koordinasikan bantuan.
3. KESEHATAN: UHC JADI PRIORITAS, TIDAK BOLEH ADA WARGA TERKENDALA BIAYA!
Ini yang paling menyala! Wagub apresiasi SE Bupati terkait masa cut-off transisi UHC. Jangan sampai warga miskin terkendala biaya di RS karena administrasi BPJS. Ini sejalan dengan program UHC Slametan di RS Mohammad Noer dari APBD Provinsi.
Wagub juga luruskan isu balita meninggal karena biaya: Faktanya, balita tersebut ditangani penuh tanpa batasan apapun di RS Mohammad Noer. Evaluasi sistem rujukan tetap jalan.
Soal kekeringan, perpanjangan tanggap darurat sudah diinventarisir. Alat cuci darah (hemodialisis) di RSUD Smart yang disiapkan Bupati diminta segera operasional dengan percepat komunikasi ke BPJS Kesehatan.
Terkait DTKS, jika warga faktanya miskin tapi desil 1-5 tidak masuk, Wagub minta cross-check cepat ke Kades agar SK berlaku dan bisa ditangani di Puskesmas, RSUD Waru, RSUD Smart, dan RS Mohammad Noer.
Dan untuk aktivasi data, Wagub dorong program Perlinsos Digital dari Komite Transformasi Digital. Warga yang KIS-nya non-aktif harus didatangi dan didaftarkan, jangan nunggu sakit baru ketahuan tidak aktif.
Target jelas: RSUD Mohammad Noer yang baru akan beroperasi di 2027!
Sinergi Pemkab-Pemprov Makin Solid, Pelayanan untuk Rakyat Makin Maksimal!(Jo)

