NEWS  

Tata Kelola Pasar Panji Dinilai Amburadul, Praktek Sewa Hingga Kepemilikan Lapak

Situbondo, NET88.CO – Ketua Umum LSM Perkasa menemui Kepala Pasar Panji untuk membahas masalah sulitnya pedagang menempati lapak di pasar tersebut. Meskipun ada banyak lapak yang dimiliki oleh beberapa orang, namun sewa lapak yang sangat mahal membuat pedagang kesulitan untuk menempati lapak tersebut.

Ketum LSM Perkasa M.Sadik ingin mengetahui alasan di balik mahalnya sewa lapak dan bagaimana solusi untuk membuat lapak lebih terjangkau bagi pedagang. Sehingga diharapkan dapat meningkatkan kegiatan perdagangan di pasar tersebut dan membantu meningkatkan perekonomian masyarakat sekitar.

Sementara kepala pasar panji membenarkan bahwa memang ada beberapa lapak yang di miliki oleh beberapa orang dan di sewakan kepada orang lain. Dan hal tersebut terjadi setelah berjualan selama beberapa lama.

BACA JUGA :
Semarakkan Sedekah Bumi Adalah Nuansa Budaya dan Spiritualitas

Kepala pasar juga menyatakan bahwa pihaknya berupaya untuk membenahi kelalaian yang telah terjadi.

Menyikapi fenomena tersebut, Ketum Lsm Perkasa M Sadik berharap bahwa untuk meningkatkan UMKM di Situbondo lapak – lapak yang di miliki sebagian orang, bahkan ada 10 lapak yang dimiliki 1 orang untuk bisa dilakukan suatu pembaharuan kepemilikan.

BACA JUGA :
Partai Gerindra Calonkan Kadernya Sebagai Bacawabup Situbondo, Jainur Ridho Siap Ikuti Intruksi Partai

Sementara Kepala Diskoperindag Situbondo Edy wiyono akan bertindak tegas terkait adanya pengaduan Lsm perkasa yang menyebutkan bahwa lapak di pasar panji diduga di miliki oleh beberapa orang dan kemudian kemudian di alih fungsikan baik dijadikan gudang atau disewakan bahkan ada yang di perjual belikan.

BACA JUGA :
Tragedi Longsor Tewaskan 13 Penambang di Kabupaten Solok, DPRD Sumbar Desak Evaluasi Tambang Emas Ilegal!

“Kami akan melakukan investigasi dan memeriksa kebenaran pengaduan tersebut. Jika terbukti benar maka kita akan mengambil tidakan tegas untuk mengatasi masala ini,” tegasnya.

Penulis : Dyt

error: Content is protected !!