SUMENEP, NET88.CO — Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Gedungan yang berada di bawah naungan Yayasan Bakti Bunda Berjaya terus melakukan pembenahan dalam pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) bagi para pelajar di Kabupaten Sumenep.
Upaya evaluasi tersebut dilakukan melalui rapat bersama yang digelar sambil buka puasa bersama di Hotel Myze Sumenep. Kegiatan ini melibatkan pihak sekolah, PIC guru, perwakilan siswa serta perwakilan wali murid guna menyerap berbagai masukan terkait pelaksanaan program MBG.
Pertemuan tersebut menjadi forum evaluasi untuk memperbaiki berbagai aspek pelayanan, mulai dari kualitas menu makanan, proses pengolahan, hingga sistem distribusi makanan ke sekolah-sekolah penerima manfaat.
Ketua Yayasan Bakti Bunda Berjaya, H. Mustaim Samaji, menyampaikan bahwa evaluasi bersama tersebut merupakan langkah penting agar pelaksanaan program MBG dapat berjalan lebih baik ke depannya.
“Kami sengaja mengundang pihak sekolah, guru, perwakilan siswa dan wali murid untuk duduk bersama dalam forum evaluasi ini. Dengan begitu kami bisa mendengar langsung berbagai masukan dan saran agar pelayanan program MBG semakin baik,” ujar H. Mustaim Samaji.
Dalam pertemuan tersebut, sejumlah pihak sekolah menyampaikan apresiasi terhadap menu makanan yang disediakan oleh SPPG Gedungan. Menu yang disajikan dinilai cukup lengkap dan bergizi, mulai dari nasi, lauk pauk, sayur hingga buah.
Selain itu, para peserta juga memberikan sejumlah masukan terkait variasi menu serta ketepatan waktu distribusi makanan agar program MBG bisa berjalan semakin optimal di lingkungan sekolah.
Menurut H. Mustaim Samaji, seluruh masukan tersebut akan menjadi bahan evaluasi penting bagi pihak pengelola SPPG Gedungan.
“Kami berkomitmen menjalankan program ini dengan sebaik-baiknya. Mulai dari pemilihan bahan baku, proses pengolahan hingga pendistribusian makanan kepada para siswa dilakukan dengan memperhatikan standar kebersihan dan kualitas gizi yang telah ditetapkan,” jelasnya.
Ia juga menegaskan bahwa bahan makanan yang digunakan selalu dipilih dari bahan yang segar dan layak konsumsi. Menurutnya, penggunaan bahan segar merupakan bagian dari upaya menjaga kualitas gizi makanan yang diberikan kepada para siswa.
“Kami selalu memastikan bahan makanan yang digunakan tetap layak dan aman dikonsumsi. Karena tujuan utama program ini adalah memastikan para siswa mendapatkan asupan gizi yang baik untuk mendukung kesehatan dan proses belajar mereka,” tambahnya.
Melalui forum evaluasi yang digelar sambil buka puasa bersama tersebut, pihak SPPG Gedungan berharap komunikasi antara pengelola program, sekolah dan wali murid dapat terus terjalin dengan baik.
Dengan demikian, program Makan Bergizi Gratis di Kabupaten Sumenep diharapkan dapat berjalan semakin optimal serta memberikan manfaat nyata bagi para pelajar.
Moo/Red

