NEWS  

Sisi Lain : Satu Menu Sarapan Pagi Kegemaran Para Supir & Kernet

1 Menu Sarapan Pagi Buat Semua Selera

Net88, Bondowoso – Hari Minggu (26/2/2023) persis pukul 05.30 cerahnya pagi ini, nyaman buat berolahraga dan penulis mencoba jalan sehat memutari jalan diwilayah musium stasiun kereta api dan terminal taksi bis kota Bondowoso.

Saat melewati terminal sekitar pukul 6.00, tampak ada kerumunan beberapa orang – orang berkumpul di sebuah lapak kecil yang bikin penasaran penulis.

Untuk hilangkan rasa penasaran penulis coba datangi lapak kecil, jualan apa sih kok sampai orang – orang pada berkerumun ?

Para Kernet & Supir Menikmati Sarapan Pagi

Ternyata, lapak kecil itu menyediakan makanan pengganti sarapan para supir dan kernet taksi bis terminal yang mungkin tidak sempat sarapan dirumahnya bahkan ada beberapa penumpang juga menikmati makanan yang disediakan lapak kecil itu yang hanya memiliki satu menu saja yaitu berupa penganan yang sangat sederhana seperti lontong hangat, tahu tamanan, garam & cabe dan aqua gelas namun mereka sama – sama menikmati satu menu penganan tersebut dengan nyaman.

BACA JUGA :  Polda Jatim Terus Bentengi Generasi Emas Produktif Tanpa Narkoba

Penulis jadi pengen coba rasa nikmat yang mereka rasakan sebagai pengganti sarapan pagi, ambil lontong dan tahu di cocol ke garam dan dimakan bersamaan dengan cabe , menurut penulis sih mungkin rasanya sama dengan yang dijual dipasar atau ditempat lain yang jajakan lontong dan tahu, akan tetapi disaat pagi hari lapak tersebut menjajakan pengganti sarapan pagi, kenikmatannya yang bikin istimewa adalah kebersamaan, yaa makan bersama mereka para supir dan kernet, pengamen juga penumpang ngumpul dan makan penganan sederhana yang dijual dilapak kecil itu yang kebetulan satu – satu nya yang berjualan didalam terminal sisi timur.

BACA JUGA :  Gerak Cepat Polres Pasuruan Berhasil Amankan Gangster Yang Viral Di Medsos
Satu satunya lapak yang hanya menjajakan 1 menu

Saat penulis mencoba bertanya jam berapa tutupnya lapak ini, “ Sekitar pukul 8 pagi mas, hanya 3 jam saja sejak pukul 5 pagi tadi”, ungkap penjualnya.

Tentunya masyarakat umum jarang tahu keberadaannya, karena berjualan di lokasi yang tidak nampak secara umum, akan tetapi lapak tersebut sudah bertahun – tahun yang hanya menyediakan satu menu pengganti sarapan pagi, tidak ada menu tambahan lainnya dan itupun menjadi satu selera yang dinikmati bersama oleh para supir, kernet dan penumpang taksi dan bis , sebuah kesederhanaan yang hanya dapat dinikmati oleh masyarakat kecil, bukan harga mahal yang menjadi ukuran tetapi asyiknya menikmati bebarengan sambil ngobrol dan bercanda ya mereka para supir, kernet, pengamen dan penumpang taksi & bis, hal inilah yang penulis berinisiatif untuk mengungkap sisi lain yang hampir jarang terungkap.

BACA JUGA :  Pengurus Wilayah Badan Kontak Majelis Taklim Babel Sedekahkan 100 Alquran

Penulis : Mochafie

vvvv