NEWS  

Puluhan Warga Desa Tribungan Protes atas BLTS KESRA, Lsm Perkasa Ambil Sikap Tegas

Situbondo, NET88.CO – Puluhan Warga Desa Tribungan Kecamatan Mangaran merasa kecewa karena disinyalir tidak bisa menerima haknya yakni Bantuan Langsung Tunai Sementara (BLT S KESRA) tahun 2025 yang seharusnya dapat di cairkan akhir Bulan Desember 2025.

Berdasarkan keterangan yang dihimpun media net88 bahwa sebanyak 28 orang mengadu kepada Moh. Sadik Ketua Umum Lembaga PERKASA sekaligus Satgas Premanisme Situbondo minggu (11/01/2026).

Menurut Moh. Sadik pihaknya mendatangi beberapa warga yang baru memperoleh undangan dari PT. Pos sebagai penerima BLTS Kesra dan mereka berharap bantuan yang menjadi haknya supaya diterima dan dinikmati.

“Sejumlah warga penenerima yang berkumpul mengaku bahwa usai tahun Baru 2026 di datangi pihak RT setempat dengan meminta KTP mencocokkan data NIK dengan undangan BLTS tersebut ,tetapi pak RT bilang bahwa undangan ada di saya tetapi ini sudah tidak bisa di ambil karena sudah di kembalikan ke pusat ujar pak RT kata beberapa warga, Desa tribungan ,dan sampai berita dinaikkan undangan tetap berada di RT setempat”.

BACA JUGA :
APPA Dukung Amarah, Desak Kejari Simeulue Segera Tuntaskan Kasus SPPD Oknum DPRK Simeulue

Dugaan permasalahan diatas Pak RT membenarkan terkait adanya warga Desa tribungan yang belum mendapat BLTS kesra dan belum di cairkan sebanyak 30 ,tetapi yang 2 orang sudah di berikan sekarang tersisa sekitar 28 orang.

“kami terima undangan BLTS itu langsung dari Kepala Desa (Kades), waktu itu saya di panggil ke Kantor Desa Tribungan oleh kades dan di saksikan oleh Sekretaris Desa (sekdes), lalu Kasi kesra di suruh ngecek undangan itu memastikan ada dan tidak orangnya yang tercantum di undangan tersebut, alasannya undangan itu di kembalikan oleh pihak Kepala Dusun (Kadus) Rzk ,ternyata setelah kami cek ketemu semua bahwa NIK KTP sesuai dengan undangan, walaupun bukan warga saya semua ,karena saya asli orang tribungan jadi saya tahu”. ungkap pak RT.

BACA JUGA :
Perkuat Kerja Sama Internasional untuk Tingkatkan Daya Saing Produk Halal

Disamping itu Pihak Kadus RZK di hubungi lewat telepon membenarkan dengan adanya undangan BLTS Kesra sebanyak 30 orang penerima itu tidak tersampaikan kepada penerima, karena saya tidak tahu dan tak ketemu alamatnya, juga karena takut salah penerima, kadang ada yang sama namanya tetapi NIK di KTPnya berbeda, maka dari itu saya kembalikan ke Pihak Desa tetapi pengembalian dilakukan sebelum Batas ahir pengambilan BLTS di PT Pos Akhir Desember, Ujar pak kadus RZK

BACA JUGA :
Pj Gubernur Babel : Produk dan Wisata Halal Diperuntukkan ke Semua Umat

Menanggapi kembali permasalahan diatas, Ketum LSM PERKASA sekaligus Sekretaris Satgas premanisme Kabupaten Situbondo mengaku sangat menyayangkan atas terjadinya dugaan kelalaian yang menyebabkan hak warga tidak diterima.
“Seharusnya mereka penerima BLTS dapat menerima haknya namun akibat dari dugaan kongkalikong para pihak berwenang akhirnya mereka saat ini hanya bisa berharap keadilan, Selanjutnya Moh. Sadik bersama rekannya akan menindak lanjuti terkait pengaduan masyarakat kecamatan Mangaran ini, baik mendatangi Kantor PT. POS dan Menemui Kades Tribungan”. Pungkas Cak sadik sapaan akrab Ketum NGO Perkasa itu

Pewarta : Fa’is/Dyt