NEWS  

PLT Kadinkes Tegaskan Komitmen Penanggulangan HIV Berbasis Permenkes

Bondowoso, NET88.CO – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Bondowoso terus memperkuat upaya penanggulangan HIV/AIDS melalui pendekatan yang menyeluruh dan berkelanjutan. Seluruh program dan kebijakan yang dijalankan berlandaskan pada Peraturan Menteri Kesehatan (Permenkes) Nomor 23 Tahun 2022 tentang Penanggulangan HIV, AIDS, dan Infeksi Menular Seksual (IMS).

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinkes Bondowoso, dr. Arif Sudibyo, menegaskan bahwa penanggulangan HIV tidak hanya berfokus pada aspek pengobatan, tetapi juga mencakup pencegahan, deteksi dini, hingga pendampingan bagi Orang Dengan HIV (ODHIV).
“Permenkes menjadi pedoman utama kami dalam menyusun dan melaksanakan program. Tujuannya jelas, yakni menurunkan angka kesakitan dan kematian akibat HIV, membatasi laju penularan, serta meminimalkan dampak sosial dan kesehatan yang ditimbulkan,” ujarnya.

Ia menjelaskan, Dinkes Bondowoso secara aktif memperluas layanan skrining HIV, terutama bagi kelompok berisiko, serta memastikan ketersediaan layanan pengobatan antiretroviral (ARV) di fasilitas kesehatan. Selain itu, edukasi kepada masyarakat terus digencarkan guna meningkatkan pemahaman dan menghapus stigma terhadap ODHIV.

BACA JUGA :
Turnamen Tenis Meja Jatim HDKD Cup 2022 Resmi Digelar

Menurut dr. Arif, keberhasilan penanggulangan HIV membutuhkan kolaborasi lintas sektor, mulai dari perangkat daerah, fasilitas layanan kesehatan, hingga peran aktif masyarakat. Oleh karena itu, sinergi dengan berbagai pihak terus diperkuat agar upaya pencegahan dan pengendalian HIV dapat berjalan optimal.

BACA JUGA :
Hitungan Hari Proyek Pengerjaan Aspal di Desa Jati Alun Alun Mengelupas

“Pendekatan komprehensif menjadi kunci. Tidak bisa hanya mengandalkan sektor kesehatan, tetapi juga membutuhkan dukungan lingkungan sosial yang inklusif dan berkeadilan,” tambahnya.

BACA JUGA :
Kapolres Pasuruan, AKBP Jazuli Dani Iriawan: Polri Harus Terlibat Aktif di Sektor Pangan

Ia berharap, melalui implementasi kebijakan yang konsisten dan berbasis regulasi, upaya penanggulangan HIV di daerah dapat berjalan lebih efektif, sekaligus meningkatkan kualitas hidup masyarakat secara keseluruhan.