Pelatihan Implementasi Kurikulum Merdeka Bagi Guru Paud se Pamekasan Tidak Ada Pemberitahuan ke Desa dan Forkopimka Larangan

Pamekasan||Net88

Kapolsek Larangan Iptu Nanang HP, S.H memberikan imbauan kepada Panitia kegiatan Pelatihan Implementasi kurikulum Merdeka bagi Guru Paud se-Kabupaten Pamekasan pada Senin (05/9/2022).

Sebelumnya, tidak ada pemberitahuan ke Desa dan Forkopimka Larangan, Kapolsek Larangan Iptu Nanang HP, SH bersama Anggota memberikan imbauan kepada panitia kegiatan pelatihan implementasi kurikulum merdeka bagi guru Paud Se Kabupaten Pamekasan untuk mempercepat kegiatan yang berlangsung di Gudang Tembakau milik H. Yasir Desa Trasak, Kecamatan Larangan Kabupaten Pamekasan.

Dikegiatan tersebut dihadiri oleh Heriyanto Ketua Himpaudi Kab Pamekasan, Imam Mahmudi Ketua Himpaudi Jatim, Iskandar
Pengurus Himpaudi Kab Pamekasan, Hadiri Ketua Himpaudi Kecamatan Larangan, Ahmad Jafri Sekretaris Himpaudi Kecamatan Larangan dan Undangan kira kira ±600 orang yang masing masing Kecamatan mengirim 30 Guru Paud serta Pihak Diknas Kabupaten Pamekasan

BACA JUGA :  Disdikbud Pamekasan Lakukan Sosialisasi PIP Jenjang SMP

Kepada awak media, Kapolsek Larangan Iptu Nanang HP, S.H mengatakan,” Pihaknya mendatangi ke lokasi Pelatihan Implmentasi Kurikulum Merdeka pada pukul 10.30 wib untuk memberikan imbau kepada panitia penyelenggara Pelatihan Implementasi Kurikulum Merdeka untuk kegiatan tersebut agar di percepat sampai dengan pukul 11.00 wib yang seharusnya acara tersebut harus selesai pada pukul 12.00 Wib”

Menurutnya Mantan Wakapolsek Pademawu ini menjelaskan, kalau kegiatan Pelatihan Implementasi Kurikulum Merdeka tersebut sebelumnya tidak ada pemberitahuan ke Desa dan Forkopimka Larangan serta dari Satgas Covid 19 Kabupaten, yang mengingat saat ini masih dalam pandemi Covid 19 sehingga kami mengambil langkah untuk mempercepat acara tersebut.

“Mengingat posisi kegiatan Implementasi tersebut di Gudang Tembakau milik H. Yasir di Desa Trasak Kecamatan Larangan yang posisinya berada dipinggir Jalan Provinsi itu marak terjadi kecelakaan,” Paparnya.

BACA JUGA :  Pagelaran Wayang Kulit, Lengkapi Rangkaian Tradisi Bersih Desa Kelurahan Mangge

Masih kata AKP Nanang menambahkan, Dengan adanya imbauan tersebut Ketua Himpaudi beserta jajaran melakukan klarifikasi ke Polsek Larangan.

“Saya mohon maaf kepada pihak keamanan di mana dalam kegiatan ini tidak ada Ijin Satgas Covid 19, pemberitahuan kepada pemerintah desa, surat pernyataan dari Pemilik Gudang di gunakan untuk kegiatan Apa ataupun polsek larangan di karenakan kurangnya pengetahuan serta komunikasi dengan adanya kegiatan ini,” Tutur Ketua Himpaudi Pamekasan

” Sekali lagi,pihak kami mohon maaf kepada Kapolsek Larangan dan kami menyadari kalau kegiatan kami tidak ada koordinasi dan tidak ada ijin satgas Covid 19.
Kejadian ini adalah pembelajaran bagi kami kedepannya,”Katanya Ketua Himpaudi Pamekasan

Kemudian Kapolsek melanjutkan, dari pihak kami saat mendatangi kegiatan tersebut tak lain untuk memberikan arahan kepada pihak panitia dan untuk kedepannya apabila akan di laksanakan kegiatan di desa, saya berharap untuk selanjutnya kegiatan apapun itu wajib untuk memberikan surat tembusan/pemberitahuan kepada Pemerintah desa, dan Polsek guna menghindari hal-hal yang tidak dinginkan.

BACA JUGA :  Wisata Edukasi, Siswa-siswi TK Negri Azzahra Kunjungi Makodim 0115/Simeulue.

“Tidak ada upaya dari kami untuk menghalangi kegiatan apapun, kami selaku Kapolsek larangan hanya ingin menjaga Harkamtibmas karena lokasi yang di tempati adalah lokasi rawan Lakalantas,”Tandasnya Iptu Nanang sapaan akrabnya.

“Memungkasi komentarnya kepada media, apabila sebelumnya dilaksanakan kegiatan itu kami di beri tembusan maka kami selaku Kapolsek Larangan akan menempatkan Anggota saya untuk Pamtur Lalu Lintas agar tidak terjadi kemacetan dan kecelakaan pada saat datang dan pulangnya peserta,”tutupnya (ndri)