Berita  

Mengenal M Izzul Islam : Seorang Content Creator Pencak Silat dari Pondok Pesantren Modern Al Hassan

Bekasi, NET88.CO – Memiliki kemampuan bela diri yang mumpuni tak membuat M Izzul Islam tinggi diri. Menjadi pelatih sekaligus content creator pencak silat menjadi pilihannya, Ingin membagikan ilmu serta melestarikan budaya bangsa adalah alasannya.

Hal itu terbukti cukup banyak prestasi membanggakan yang pernah diraihnya. Bahkan, Pria asal kota Ternate itu juga sempat mendapatkan Juara 1 kategori tanding tingkat mahasiswa/dewasa sekaligus menjadi pesilat terbaik pada kejuaraan pencak silat bekasi nasional championship 01.

M Izzul Islam atau yang lebih dikenal Iyyas adalah seorang content creator pencak silat asal Indonesia yang lahir di Ternate pada tanggal 1 Maret 2003. ia cukup dikenal dengan video pencak silat nya sejak 4 tahun lalu, Iyyas sudah memiliki followers lebih dari 62.9k di akun TikTok yang di beri nama @iyyasizzulisam.

BACA JUGA :  USP Gelar Wisuda ke Ratusan Mahasiswa Fakultas Kesehatan

Salah satu dari sekian banyak remaja yang eksis di dunia konten pencak silat saat ini adalah Iyyas. Remaja Ini memiliki akun di media sosial Instagram dengan 23.3K followers yg ia beri nama akun @iyyas_izzulislam.133.

selain menjadi seorang content creator iyyas juga berprofesi sebagai pelatih tanding silat Tapak Suci sekaligus musyrif & Guru agama di pondok pesantren modern Al-Hassan.

BACA JUGA :  Berbagi di Bulan Ramadhan, KJJT Kabupaten Sampang Santuni Puluhan Anak Yatim

Pesan Iyyas buat teman-teman yang takut untuk memulai,
Ingat semua bunga tidak akan mekar secara bersamaan…
Begitu juga bulan & bintang mereka akan bersinar pada waktu yg berbeda & waktu yg akan tiba,
oleh sebab itu, para atlet yg terjun dan memulai karirnya untuk berjuang di dunia pencak silat kalian harus ingat bahwa Mendali perak dan mendali emas itu tidak terbuat dari perak dan emas asli, tapi terbuat dari keringat usaha dan doa setiap hari, setelah kalian berhasil
jangan pernah ragu untuk terus berbagi…
Karna ilmu yg kalian beri
Akan menjadi amal jariyah di kemudian hari.
Taklukan apa yg belum kalian taklukan, jadilah orang yg lebih hebat dari para pendahulu, percaya saat yg lain ragu, hingga kalian tau sampai di mana diri ini akan terus maju,
Dan ingat “Teruslah berdiri di depan untuk menjadi seorang pemenang, atau berdiri di belakang untuk menjadi seorang pecundang.”

BACA JUGA :  Perkuat Kekompakan Anggota, DWP Lapas Narkotika Kelas II A Lakukan Pertemuan Rutin

Penulis : Rohmat Yusuf

vvvv