NEWS  

Mahasiswa Simeulue Terjebak Banjir Tanpa Makanan: Alwan, Butuh Perhatian Khusus Pemerintah Daerah

Sejumlah mahasiswa asal Kabupaten Simeulue yang sedang kuliah di Kampus Al-Muslim Bireuen dilaporkan telah tiga hari terjebak di dalam asrama akibat banjir besar yang melanda wilayah Kabupaten Bireuen dan sekitarnya. Sabtu, 29 November 2025.

Para mahasiswa tersebut tinggal di Asrama Al-Muslim yang berlokasi di kawasan Payah Cut, Kecamatan Peusangan, salah satu daerah yang terdampak paling parah akibat bencana yang mengakibatkan banjir.

Alwan Samri juga aktivis muda asal simeulue, memintak pemerintah daerah kabupaten Simeulue lansung turun tangan untuk membantu mahasiswa yang ada di Bireuen dan sekitarnya. Kata Alwan , Mahasiswa di Bireuen sangat membutuhkan perhatian khusus serta bantuan dari pemerintah Simeulue.

BACA JUGA :
Hadiri Grebeg Muharram Desa Ringinagung, Tokoh Pemuda Magetan Andri Agus Setiawan : "Reog Ponorogo Sarat Nilai Luhur"

“Kawan-kawan yang terkenak dampak banjir terutama yang menempuh pendidikan di Bireuen, memintak bantuan khusus dari pemerintah daerah. Akses makanan logistik dan kebutuhan lainnya sangat susah mereka dapatkan sudah beberapa hari mereka terlantar di asrama” Ucap Alwan

Kata Alwan, pemerintah simeulue memiliki tanggung jawab moral untuk memastikan keadaan mahasiswa simeulue yang sedang merantau dan menempuh pendidikan diluar daerah, guna memastikan keadaan dan keselamatan mereka aman saat bencana melanda.

BACA JUGA :
Lazismu Simeulue Bagikan Paket Sembako Untuk Kaum Dhuafa

“Ya pemerintah dan dewan perwakilan rakyat daerah, punyak tanggung jawab moral untuk memastikan keadaan mahasiswa yang menempuh pendidikan di luar daerah. Hal ini, guna memastikan keadaan dan keselamatan mereka yang sedang dilanda bencana. Maka perlu tindakan cepat “. Kata Alwan

Alwan menghimbau kepada seluruh elemen masyarakat Simeulue, untuk ikut serta dalam upaya membantu saudara-saudara terkhusus mahasiswa yang menempuh pendidikan di luar daerah yang terkena dampak bencana. Baik itu melalui informasi maupun berupa logistik. Dan juga tokoh-tokoh lainnya tidak tertutup kemungkinan barangkali bisa menyalurkan bantuannya.

BACA JUGA :
Samsiyah VS Tuduhan Penipuan : "Bukan Saya yang Terima Uang Pelunasan"

Harapannya, semoga mahasiswa yang terkenak dampak dari banjir tersebut selalu dalam lindungan Allah SWT. Dan harapannya pemerintah Simeulue menjawab keluhan mahasiswa yang sedang membutuhkan pertolongan dan bantuan berupa makanan, logistik, dan bantuan lainya.

” Harapan kita semoga kawan-kawan mahasiswa yang menempuh pendidikan di luar daerah selalu dalam lindungan Allah SWT dan harapan kami kepada pemerintah daerah segera memberikan bantuan kepada mahasiswa yang berkuliah di Bireuen atau daerah lain yang kenak musibah banjir”. Tutup Alwan