Berita  

LASKAR; Menghilangnya Alat Berat Dari lokasi Galian C Ilegal Di Salang Ibarat Ditelan Siluman.

Simeulue Aceh, NET88.CO – Setelah beredarnya pemberitaan di beberapa media online terkait dugaan kegiatan galian C Ilegal yang berada di Desa Nasreuhe kecamatan Salang Kabupaten Simeulue, spontanitas pihak dinas terkait langsung turun ke lokasi kegiatan.

Namun disayangkan di lokasi kegiatan aktivitas alat berat maupun angkutan Dum Truk menghilang tanpa jejak, yang ada hanya sisa sisa material galian.

Menanggapi hal ini, ketua Lembaga Advokasi Sosial Kemasyarakatan Aceh Raya (LASKAR) Perwakilan Simeulue Hendra muryono mengatakan Alat Berat di lokasi kegiatan galian C yang diduga ilegal ini begitu cepatnya menghilang secara misterius ibarat ditelan siluman hilang tanpa jejak.

BACA JUGA :
Baksos PJI Cianjur Bersama Yayasan IRA

Hendra mengatakan, jika benar kegiatan tersebut untuk tambatan perahu buat sandar perahu para nelayan juga harus ada ijin dan seharusnya material quari pun tidak diperjual belikan kepada masyarakat maupun Desa, jangan menyelam sambil minum air.

BACA JUGA :
Lapsustik Pamekasan Gelar Screening Jiwa dan Pemeriksaan VCT HIV dan AIdS Kepada WBP

Dan lokasi Galian C tersebut masuk dalam kawasan sempadan pantai jadi itu tidak bisa dimilik perorangan ataupun pribadi melainkan masih milik negara.

BACA JUGA :
Ngabuburit Ala Aba Idi Warga Bilang "Kehadiran Aba Idi Adalah Kepedulian Itu Sendiri"

Lanjut Hendra, saya sangat apresiasi kepada pihak dinas terkait yakni dinas Perizinan, DLH dan Dinas Kelautan dan perikanan Simeulue yang spontanitas turun kelokasi untuk melihat dan memberhentikan kegiatan galian C yang diduga tidak mengantongi izin tersebut.

Semoga untuk kedepannya tidak terulang kembali seperti kegiatan yang diduga Ilegal ini, tutup Hendra